Example floating
Example floating




Bantuan sosialBerita

IPK DPD Simalungun Berbagi Kasih: Santuni Anak Yatim Piatu di Kabupaten Simalungun

46
×

IPK DPD Simalungun Berbagi Kasih: Santuni Anak Yatim Piatu di Kabupaten Simalungun

Sebarkan artikel ini
Pengurus dan kader IPK Simalungun berfoto bersama usai kegiatan bakti sosial. (Dok.foto : PS/ Red).

Simalungun (Sumut), Sinar24Jam.com –

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Simalungun kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar aksi bakti sosial berupa pemberian tali asih kepada anak yatim piatu, Kamis (19/03/2026) siang sekira pukul 13.45 WIB.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Kantor Sekretariat DPD IPK Simalungun, Jalan Asahan No. 93.

Aksi sosial tersebut dipimpin oleh Ketua DPD IPK Simalungun Martogi Sinaga, S.H., yang diwakili oleh Istrinya Sanni L. Purba, S.E., didampingi Sekjen Jaya Sinaga serta Ketua Satgas Sariyal Efendi Ginting bersama jajaran kader lainnya, dengan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada anak-anak yatim piatu.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap anak-anak yatim dan yatim piatu sekaligus komitmen organisasi dalam membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Simalungun.

Perwakilan DPD IPK Simalungun menyerahkan bantuan secara simbolis kepada anak yatim piatu. (Dok.foto : PS/ Red).

“Selain itu, kami ingin memastikan kehadiran IPK dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, khususnya adik-adik yatim piatu. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan kasih sayang kami sebagai kader IPK,” ujar Sanni L. Purba di sela kegiatan.

Adapun bantuan yang diberikan berupa beras, minyak goreng, gula, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.

Anak-anak yatim piatu menerima bantuan sembako dalam kegiatan sosial IPK Simalungun. (Dok.foto : PS/Red).

Kegiatan ini juga turut dihadiri Abdul Majid yang mendampingi anak-anak yatim piatu penerima bantuan.

Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai agenda rutin organisasi dalam memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Simalungun. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…