Example floating
Example floating




Berita

Jelang Berbuka Puasa, Polres Pematangsiantar Berbagi Takjil dengan Masyarakat

65
×

Jelang Berbuka Puasa, Polres Pematangsiantar Berbagi Takjil dengan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kapolres Pematangsiantar bersama jajaran membagikan takjil kepada masyarakat menjelang berbuka puasa. (Dok.foto : PS/Red).

Pematangsiantar (Sumut), Sinar24Jam.com –

Polres Pematangsiantar kembali menunjukkan kepedulian di Bulan Suci Ramadan 1447 H dengan berbagi takjil kepada masyarakat, baik pengguna jalan, pengemudi becak maupun pengemudi ojek online, menjelang waktu berbuka puasa di depan Mako Polres Pematangsiantar, Rabu (18/03/2026) sore sekira pukul 17.00 WIB.

Takjil tersebut dibagikan langsung oleh Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., bersama Wakapolres Kompol Budiono Saputro, S.H., M.H., para pejabat utama serta personel Polres Pematangsiantar yang beragama Muslim.

Kapolres Pematangsiantar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya di bulan penuh berkah ini. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat serta memperkuat kehadiran Polri yang humanis di tengah masyarakat,” ujar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak.

Wakapolres Kompol Budiono Saputro menambahkan bahwa kegiatan pembagian takjil ini akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadan sebagai bentuk pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Masyarakat yang menerima takjil menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polres Pematangsiantar yang selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…