Example floating
Example floating




Berita

Mahasiswa dan Warga Samosir Gelar Aksi Damai, Soroti Transparansi Penanganan Kasus di Lapas Pangururan

110
×

Mahasiswa dan Warga Samosir Gelar Aksi Damai, Soroti Transparansi Penanganan Kasus di Lapas Pangururan

Sebarkan artikel ini
Saat menyampaikan orasi dalam aksi Aliansi Gerakan Mahasiswa Nasional di Lapas Pangururan Samosir. (Foto: BS-Red).

Samosir (Sumut), Sinar24Jam.com –

Sejumlah massa yang mengatasnamakan Aliansi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia bersama masyarakat Kabupaten Samosir mendatangi Kantor Kepolisian Resor (Polres) Samosir pada Senin (16/03/2026) untuk menyampaikan aspirasi terkait penegakan hukum dan transparansi penanganan sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik.

Aksi yang berlangsung secara damai tersebut dipimpin oleh Koordinator Lapangan, Frimus W. Nababan.

Dalam orasinya, massa menyampaikan harapan agar aparat penegak hukum dapat menjalankan supremasi hukum secara profesional, terbuka, dan akuntabel.

Massa juga meminta agar beberapa perkara yang dinilai masih membutuhkan kejelasan penanganan dapat ditindaklanjuti secara transparan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Salah satu isu yang disoroti dalam aksi tersebut adalah peristiwa meninggalnya seorang tahanan bernama Army Siregar di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Pangururan. Massa meminta agar proses rekonstruksi kejadian dapat dilakukan kembali untuk memperjelas kronologi peristiwa.

Selain itu, mereka juga mengusulkan agar rekaman kamera pengawas (CCTV) di lingkungan lapas dapat diperiksa guna membantu mengungkap rangkaian kejadian secara objektif.

Dalam penyampaian aspirasi, massa turut menyinggung adanya penyebutan istilah “amang boru” yang menurut mereka perlu dijelaskan lebih lanjut mengenai identitas maupun perannya dalam peristiwa yang sedang menjadi perhatian tersebut.

Menurut kami, ada dugaan beberapa bagian peristiwa yang belum terlihat secara lengkap. Oleh karena itu kami berharap proses pengungkapan kasus ini dapat dilakukan secara terbuka sehingga masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai kejadian tersebut,” ujarnya dalam orasi

Menanggapi aspirasi massa, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Samosir Edward Sidahuruk menyampaikan bahwa pihak kepolisian terbuka terhadap setiap informasi tambahan yang dapat membantu proses penyelidikan.

“Kami menerima aspirasi yang disampaikan. Apabila ada informasi tambahan atau bukti pendukung, kami siap menerima dan mempelajarinya sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Rina Tarigan juga menerima langsung perwakilan massa. Ia menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang dilakukan secara tertib dan damai.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres menerima dokumen berita acara yang diserahkan oleh perwakilan massa serta menandatangani surat penerimaan aspirasi sebagai bagian dari respons institusi terhadap tuntutan yang disampaikan.

Setelah menyampaikan aspirasi di Mapolres, massa kemudian melanjutkan aksi damai menuju Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Pangururan untuk menyampaikan aspirasi lanjutan terkait isu yang sama.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berakhir dalam suasana kondusif. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *