Example floating
Example floating




BeritaLaka Lantas

Polres Pematangsiantar Tindaklanjuti Laporan Call Center 110, Cek TKP Laka Lantas di Simpang Tanjung Pinggir

63
×

Polres Pematangsiantar Tindaklanjuti Laporan Call Center 110, Cek TKP Laka Lantas di Simpang Tanjung Pinggir

Sebarkan artikel ini
Personel piket Unit Gakkum Sat Lantas Polres Pematangsiantar melakukan pengecekan TKP kecelakaan lalu lintas serta mengevakuasi korban dan mengamankan kendaraan yang terlibat tabrakan. (Dok.foto : Humas Polres Pematangsiantar).

Pematangsiantar, Sinar24jam.com –

Polres Pematangsiantar melalui personel piket Unit Gakkum Sat Lantas menindaklanjuti laporan masyarakat melalui Call Center 110 dengan melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Medan Km 6 tepatnya di Simpang Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Minggu (08/03/2026) malam sekira pukul 22.50 WIB.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur TM Sitinjak, SH., SIK., MH melalui PS Kasi Humas IPTU Agustina Triyadewi mengatakan kejadian tersebut dilaporkan oleh warga berinisial HS melalui layanan Call Center 110.

Menindaklanjuti laporan itu, operator Call Center 110 Polres Pematangsiantar segera meneruskan informasi kepada piket Unit Gakkum Sat Lantas yang kemudian langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.

Setibanya di TKP, personel piket Unit Gakkum menemukan adanya kecelakaan lalu lintas dan segera mengevakuasi korban yang mengalami luka-luka ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan medis.

Selain itu, petugas juga melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

“Kejadian tabrakan tersebut saat ini masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Sat Lantas untuk diproses lebih lanjut. Selama pelaksanaan tindak lanjut laporan Call Center 110, situasi berlangsung aman dan kondusif,” pungkas IPTU Agustina.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…