Example floating
Example floating




BeritaKebakaran

Polsek Siantar Selatan Respon Cepat Cek Laporan Kebakaran di Warkop Jalan Narumonda Atas

72
×

Polsek Siantar Selatan Respon Cepat Cek Laporan Kebakaran di Warkop Jalan Narumonda Atas

Sebarkan artikel ini
Personel Polsek Siantar Selatan melakukan pengecekan dan olah TKP kebakaran kompor gas di Warkop Nadia Bilyard Jalan Narumonda Atas. (Dok foto : PS/Red).

Pematangsiantar (Sumut), Siantar24Jam.com –

Polsek Siantar Selatan merespon cepat laporan kebakaran yang terjadi di Warung Kopi (Warkop) Nadia Bilyard, Jalan Narumonda Atas, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, Kamis (26/02/2026) malam sekira pukul 18.30 WIB.

Kapolres Pematangsiantar melalui Kapolsek Siantar Selatan, Priston Simbolon, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula sekira pukul 18.00 WIB. Saat itu seorang karyawan warkop, Siti Masito (30), sedang memasak mie untuk salah satu pengunjung. Namun tabung gas yang digunakan tiba-tiba habis.

Siti kemudian melakukan pergantian tabung gas. Saat memasang kepala regulator ke tabung gas yang baru, tiba-tiba muncul percikan api yang langsung menyambar dari bagian regulator.

Melihat kejadian tersebut, karyawan lainnya, Nadia Lestari (20), spontan berteriak meminta bantuan. Para karyawan berusaha memadamkan api dengan menggunakan kain basah. Namun api tidak kunjung padam dan terus menyala.

Sekitar 10 menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemko Pematangsiantar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Dalam waktu kurang lebih 10 menit, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan.

Personel piket Polsek Siantar Selatan yang tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti berupa kompor gas dan tabung gas yang terbakar untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun pemilik warkop berinisial PN (34) mengalami kerugian material yang ditaksir sekitar Rp500.000,” ujar IPTU Priston Simbolon.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha yang menggunakan kompor gas, agar selalu memastikan pemasangan regulator dalam kondisi aman dan tidak bocor guna menghindari kejadian serupa.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…