Example floating
Example floating




Berita

Antrian BBM di SPBU Dolok Sanggul Sebabkan Kemacetan Parah di Jalan Raya Dolok Sanggul – Siborongborong

93
×

Antrian BBM di SPBU Dolok Sanggul Sebabkan Kemacetan Parah di Jalan Raya Dolok Sanggul – Siborongborong

Sebarkan artikel ini
Antrian BBM di SPBU Dolok Sanggul Sebabkan Kemacetan Parah di Jalan Raya Dolok Sanggul – Siborongborong
Antrean di SPBU Dolok Sanggul sebabkan kemacetan.(Dok/Photo: Togar Tampubolon-Red/EdIT Dorli Sinambela)

Dolok Sanggul, Sinar24Jam.com-

Kemacetan panjang kembali terjadi di jalan raya Dolok Sanggul – Siborongborong, tepatnya di sekitar Desa Pasaribu, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, pada Selasa (11/11/2025).

Pantauan langsung awak Media Sinar24Jam.com di lapangan tampak kemacetan terjadi sejak pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB, dengan panjang antrean kendaraan mencapai ratusan meter.

Kemacetan terjadi karena antrean kendaraan yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU 14.222.308 Kota Dolok Sanggul. Kondisi tersebut membuat arus lalu-lintas macet bahkan terhenti total di beberapa waktu tertentu, terutama pada jam sibuk malam hari.

“Sudah seminggu ini tiap malam macet terus di depan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum). Kami yang mau pulang kerja jadi terjebak sampai berjam-jam,” keluh seorang pengendara sepeda motor yang ditemui di lokasi oleh kru Sinar24Jam.com.

Tanggung Jawab Pengelola SPBU dan Pemerintah Sesuai Undang-Undang

Kemacetan di jalan umum akibat aktivitas usaha atau pelayanan publik seperti SPBU diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ):

Pasal 105 menyebutkan bahwa setiap pengguna jalan wajib berperilaku tertib dan mencegah hal-hal yang dapat menghambat kelancaran lalu lintas.

Pasal 274 ayat (1) menegaskan bahwa setiap orang yang menyebabkan gangguan pada fungsi jalan sehingga membahayakan keselamatan lalu lintas dapat dikenakan pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp24 juta.

Selain itu, pengelola SPBU memiliki tanggung jawab sosial dan administratif untuk memastikan antrean kendaraan tidak mengganggu arus lalu lintas umum, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Nomor 16 Tahun 2011 tentang Kegiatan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi.

Diminta Atensi Dinas Perhubungan dan Kepolisian

Melihat situasi yang kerap berulang, awak Media Sinar24Jam.com meminta Dinas Perhubungan Kabupaten Humbahas bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Humbahas untuk mengatur sistem antrean di sekitar SPBU Dolok Sanggul, termasuk menyiapkan rambu pengaturan lalu lintas atau pengawalan kendaraan pada jam padat.

“Harus ada solusi permanen. Kalau dibiarkan, kemacetan ini bisa mengganggu aktivitas warga dan menimbulkan potensi kecelakaan,” ujar seorang warga Dolok Sanggul yang juga pengguna jalan.

Selain itu, masyarakat juga berharap pengelola SPBU dapat menambah jalur antrean internal atau membuat pos pengaturan kendaraan agar antrean tidak meluber ke jalan raya.

Sikap Media: Sesuai Undang-Undang Pers dan Prinsip Berimbang

Media sebagai kontrol sosial, berlandaskan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ), Sinar24Jam.com menyatakan bahwa pemberitaan ini disusun berdasarkan fakta di lapangan dan kesaksian warga, dengan tetap memberi ruang bagi pihak pengelola SPBU dan instansi terkait untuk memberikan klarifikasi dan tanggapan resmi.

Redaksi berharap pihak berwenang segera melakukan langkah konkret agar masyarakat pengguna jalan tidak terus dirugikan akibat kemacetan yang berulang di jalur vital Dolok Sanggul –Siborongborong tersebut.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…