Example floating
Example floating




Berita

Warga Pertanyakan Transparansi Anggaran Agenda Tahunan DPRD Samosir

28
×

Warga Pertanyakan Transparansi Anggaran Agenda Tahunan DPRD Samosir

Sebarkan artikel ini

Samosir, Sinar24jam.com—

Sejumlah masyarakat Kabupaten Samosir mempertanyakan keterbukaan informasi publik terkait besaran dana yang digunakan untuk agenda tahunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir.

Salah seorang warga Samosir yang meminta namanya disamarkan dengan inisial TB mengatakan bahwa masyarakat hingga saat ini belum mengetahui secara pasti berapa besar anggaran yang dialokasikan setiap tahunnya untuk kegiatan DPRD tersebut.

> “Kami masyarakat tidak tahu berapa besar dana yang digunakan untuk agenda tahunan DPRD Samosir. Harusnya ada penjelasan terbuka agar publik bisa mengawasi,” ujar TB saat ditemui, Sabtu (2/11/2025).

 

Menurut TB, keterbukaan informasi mengenai penggunaan anggaran publik penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif daerah. Ia berharap DPRD dan Pemerintah Kabupaten Samosir dapat menyampaikan rincian kegiatan dan anggarannya secara transparan melalui saluran resmi.

Menanggapi hal tersebut, masyarakat berharap agar pihak DPRD Samosir dapat lebih proaktif dalam memberikan informasi kepada publik, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Dalam undang-undang tersebut disebutkan bahwa setiap badan publik wajib menyediakan informasi yang terbuka dan dapat diakses oleh masyarakat, terutama yang berkaitan dengan penggunaan anggaran daerah.

Langkah transparansi tersebut dinilai penting agar masyarakat dapat turut serta melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana publik, sekaligus memperkuat prinsip pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…