Example floating
Example floating




Berita

Profesionalisme Pers di Samosir: Menjawab Harapan Wakil Bupati

62
×

Profesionalisme Pers di Samosir: Menjawab Harapan Wakil Bupati

Sebarkan artikel ini

Samosir, Sinar24jam.com — Dalam suasana penuh keakraban, Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menyampaikan harapannya kepada insan pers agar tetap menjunjung tinggi profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik. Hal ini disampaikannya dalam acara konferensi pers Trail of The Kings, Rabu (8/10/2025).

“Kami menginginkan pers yang profesional, mandiri, dan menjadi mitra pemerintah dalam pemberitaan, terutama untuk mempercepat promosi wisata Samosir,” ujar Ariston.

Harapan itu disambut positif oleh sejumlah wartawan yang hadir, termasuk jurnalis senior Hotman Siagian bersama tim Jurnalis Peduli Lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, Hotman menyerahkan surat pernyataan resmi kepada Wakil Bupati melalui Nikanor Sitohang, berisi aspirasi agar kemitraan antara pemerintah dan media tidak hanya sebatas formalitas, tetapi diwujudkan dalam praktik nyata di lapangan.

Hotman Siagian menegaskan bahwa profesionalisme pers harus dipahami secara utuh, termasuk menjaga independensi dan integritas dalam setiap pemberitaan.

“Rilis dari Kominfo adalah produk kehumasan, bukan karya jurnalistik. Kami mendukung promosi wisata, tapi libatkan kami dalam liputan langsung agar masyarakat mendapat informasi yang utuh dan edukatif,” tegas Hotman.

Ia menambahkan, tugas jurnalis bukan hanya mencatat peristiwa, tetapi juga memberikan edukasi, menjaga akurasi informasi, dan memperkuat fungsi kontrol sosial di tengah masyarakat.

Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, disebutkan bahwa pers nasional memiliki fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.

Selain itu, pers juga wajib:

  • Memberitakan dengan menghormati norma agama, kesusilaan, dan asas praduga tak bersalah.
  • Menjaga keseimbangan berita dengan menghormati hak jawab dan hak koreksi.
  • Mematuhi Kode Etik Jurnalistik dan menjaga integritas dalam setiap liputan.

Etika ini menjadi landasan agar setiap karya jurnalistik yang terbit benar-benar berimbang dan dapat dipercaya publik.

Para jurnalis Samosir mengusulkan beberapa langkah konkrit agar hubungan antara pemerintah dan media berkembang lebih sehat dan produktif:

  1. Libatkan media lokal dalam setiap kegiatan promosi dan program pembangunan daerah.
  2. Hargai karya jurnalistik, karena setiap berita melalui proses verifikasi dan tanggung jawab etis.
  3. Berikan ruang edukasi publik, agar masyarakat memahami konteks pembangunan secara objektif.
  4. Hentikan penyamaan rilis dengan berita profesional, demi menjaga marwah pers sebagai pilar demokrasi.

Harapan Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk untuk menghadirkan pers yang profesional dan mandiri menjadi momentum penting bagi semua pihak. Sementara itu, jurnalis Samosir menegaskan komitmennya untuk tetap berperan sebagai mitra kritis yang membangun, bukan sekadar penyampai informasi sepihak.

“Kita sepakat, kehadiran pers bukan untuk dihidangkan narasi jadi, tapi untuk ikut merancang cerita kemajuan yang transparan dan berbasis fakta,” tutur Hotman Siagian menutup pernyataannya.

Dengan semangat kolaborasi yang saling menghormati, Samosir diharapkan tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata unggulan, tetapi juga sebagai daerah yang menjunjung tinggi integritas informasi, keterbukaan, dan demokrasi media.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *