Example floating
Example floating




Berita

Munculnya PLT Baru di Humbang Hasundutan, Masyarakat Khawatir ASN Lokal Hanya Jadi Penonton

52
×

Munculnya PLT Baru di Humbang Hasundutan, Masyarakat Khawatir ASN Lokal Hanya Jadi Penonton

Sebarkan artikel ini

HUMBAHAS, Sinar 24jam.com– Pergantian pejabat di Kabupaten Humbang Hasundutan mulai memunculkan tanda-tanda “kabinet baru” ala bupati. Masyarakat menilai pola lama kembali terulang: para pejabat pelaksana tugas (Plt) bermunculan, sebagian bahkan berasal dari luar daerah, sementara ASN lokal dikhawatirkan hanya jadi penonton.

Mayoritas masyarakat menilai dinamika mutasi dan rotasi jabatan strategis mulai menunjukkan pola yang kerap terjadi di setiap pergantian kepemimpinan daerah.

Sejumlah pejabat pelaksana tugas (Plt) kepala dinas maupun kepala badan (Kadis/Kaban) mulai bermunculan. Tak hanya dari internal ASN Humbang Hasundutan, beberapa nama yang muncul disebut-sebut berasal dari luar kabupaten. Hal ini menimbulkan beragam penilaian di tengah masyarakat.

“Sudah menjadi kebiasaan, setiap kepala daerah pasti akan menyusun kabinetnya sendiri. Namun, yang kami harapkan adalah pejabat yang dipilih benar-benar profesional dan memahami kondisi Humbahas, bukan sekadar faktor kedekatan,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebut namanya.

Sebagian warga menilai masuknya pejabat dari kabupaten lain bukanlah masalah, selama membawa gagasan baru dan mampu bekerja sesuai kebutuhan daerah. Namun, ada pula kekhawatiran bahwa penempatan pejabat dari luar akan mengurangi kesempatan bagi putra-putri daerah yang sudah lama mengabdi di pemerintahan Humbahas.

“Kalau memang cocok dan punya rekam jejak yang baik, silakan saja. Tapi jangan sampai ASN lokal yang potensial hanya jadi penonton,” kata seorang aktivis muda di Doloksanggul. Sabtu (27/9/2025)

Pengamat politik lokal menyebutkan, praktik seperti ini lazim terjadi di berbagai daerah. Bupati dinilai cenderung menyusun tim kerja yang dianggap sejalan dengan visi dan gaya kepemimpinannya. Namun, publik menuntut agar keputusan ini tidak hanya bernuansa politis, melainkan berbasis kinerja, integritas, dan kebutuhan pembangunan Humbang Hasundutan.

Masyarakat kini menunggu arah kebijakan Bupati Humbang Hasundutan dalam menentukan figur-figur penting di kabinetnya. Harapan terbesar adalah agar pergantian pejabat ini tidak hanya menjadi “ritual politik”, melainkan langkah nyata mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Humbahas.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *