Example floating
Example floating




Berita

Diduga Bupati Samosir ‘Tertidur’, Kasus Pemecatan dr. Bilmar Delano Sidabutar Diabaikan

34
×

Diduga Bupati Samosir ‘Tertidur’, Kasus Pemecatan dr. Bilmar Delano Sidabutar Diabaikan

Sebarkan artikel ini

Samosir, Sinar24jam.com –

Gelombang protes terkait pemecatan dr. Bilmar Delano Sidabutar semakin tersebar dan membesar ke Publik menilai Bupati Samosir seolah ‘tertutup mata’ dan sarat kejanggalan ini. Bahkan, muncul sindiran pedas bahwa Bupati “tertidur lelap” di tengah jeritan keadilan rakyatnya.

Dari total 11 tuduhan yang dijatuhkan, diduga tidak memiliki bukti kuat. Namun Pemkab Samosir tetap mengambil langkah ekstrem: memecat seorang dokter yang dikenal berdedikasi bagi masyarakat.

sementara di dalam putusan PTUN Medan No. 3/G/2025/PT.TUN.MDN

Saksi menerangkan bahwa Barang-barang yang hilang sudah dikembalikan tetapi tidak ada berita acara serah terima dan sampai saat ini tidak ada lagi barang-barang yang hilang

Pertanyaan besar pun muncul: mengapa Bupati seakan membiarkan dugaan rekayasa kasus ini berjalan tanpa kontrol atas Keputusan Bupati Samosir vandikoT Gultom atas SK keputusan Nomor 233 Tahun 2024

“Kalau pemimpin daerah diam saja, itu sama saja mengkhianati rakyat. Kami menduga Bupati sengaja menutup mata, atau mungkin memang ada permainan politik kotor yang sengaja dibiarkan,” ujar aleng simajuntak kuasa hukum dr. Bilmar delano sidabutar kepada media.

Kuasa hukum dr. Bilmar juga menegaskan, sikap Bupati Samosir patut dipertanyakan. Bukannya memberikan ruang klarifikasi dan melindungi hak-hak ASN, justru seolah ada pembiaran. Apakah ini bentuk kelalaian, atau memang ada skenario politik dan dendam pribadi di baliknya?

Gelombang desakan kini tak lagi terbatas di tingkat lokal. Masyarakat meminta Presiden RI, Wakil Presiden RI, Kapolri, hingga DPR RI untuk turun tangan langsung. Karena bila kasus ini terus diabaikan, citra penegakan keadilan di negeri ini akan tercoreng dan menjadi presiden buruk di mata publik.

“Jangan sampai rakyat menilai bahwa seorang kepala daerah hanya bisa ‘tertidur’ saat anak daerahnya diperlakukan semena-mena. Kami akan terus bersuara hingga kebenaran terungkap,” tegas tokoh masyarakat lainnya.

Kini, sorotan publik tertuju pada langkah apa yang akan diambil pemerintah pusat. Apakah keadilan bisa bangkit, ataukah kasus dr. Bilmar akan terkubur dalam diam seorang Bupati yang tertidur?

kepada DPRD Samosir dan jajaran segera bentuk pansus (Panitia Khusus)
agar permasalahan ini menjadi terang benderang
tidak abu-abu tegas Aleng

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *