Example floating
Example floating




Berita

Pemkab Humbahas Kunker ke Dirjen Perhubungan, Usulkan Perlengkapan Jalan Nasional

40
×

Pemkab Humbahas Kunker ke Dirjen Perhubungan, Usulkan Perlengkapan Jalan Nasional

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, Sinar24jam.com – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) terus mendorong peningkatan infrastruktur lalu lintas demi kenyamanan dan keselamatan warganya. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja (kunker) yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Chiristison Rudianto Marbun, M.Pd, ke Kantor Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Jumat (31/7/2025), di Jakarta.

Turut mendampingi Sekda, Plt Kepala Dinas Perhubungan Ramli Nababan, Kepala Bidang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Binsar Marbun, serta Fungsional Penguji Kendaraan Bermotor Muda Erikson Panjaitan.

Rombongan disambut langsung oleh Direktur Lalu Lintas Jalan Ditjen Perhubungan Darat, Rudi Irawan, S.SiT, MT. Dalam pertemuan itu, Sekda Chiristison menyampaikan secara langsung kebutuhan mendesak Kabupaten Humbahas terkait pengadaan dan pemasangan perlengkapan jalan di sepanjang ruas jalan nasional yang melintasi wilayah tersebut.

“Kami mengusulkan pengadaan rambu lalu lintas, marka jalan, paku jalan, deliniator, guardrail, warning light, serta alat penerangan jalan umum (PJU). Fokus utama kami saat ini adalah ruas jalan nasional yang berada di perbatasan Kabupaten Dairi dan Kabupaten Humbahas,” ujar Chiristison dalam pemaparannya.

Ia menegaskan, kebutuhan ini sangat mendesak mengingat kondisi lalu lintas di wilayah tersebut yang semakin ramai, namun belum dilengkapi perlengkapan keselamatan jalan yang memadai. “Kami sangat berharap adanya perhatian khusus dari pemerintah pusat, demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan,” tambahnya.

Merespons hal tersebut, Direktur Lalu Lintas Jalan, Rudi Irawan, menyambut baik usulan Pemkab Humbahas. Ia menyatakan bahwa permintaan tersebut relevan dan akan dipertimbangkan serius oleh pihaknya.

“Permohonan ini telah kami catat dan akan menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan program tahun anggaran 2026. Ini sejalan dengan semangat kami meningkatkan keselamatan di jalan nasional, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan,” ujar Rudi Irawan.

Kunjungan ini dinilai strategis karena menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Humbahas dalam memperjuangkan infrastruktur lalu lintas yang lebih aman dan tertata, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam pembangunan sektor transportasi darat.

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…