Example floating
Example floating




Berita

DPD IPK Taput Salurkan Bantuan Sosial bagi Korban Kebakaran Di Pasar Muara

90
×

DPD IPK Taput Salurkan Bantuan Sosial bagi Korban Kebakaran Di Pasar Muara

Sebarkan artikel ini

Taput, Sinar24jam.com –

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Tapanuli Utara menunjukkan kepeduliannya terhadap korban bencana kebakaran yang terjadi di Pasar Muara, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara.

Bantuan sosial berupa sembako, semen, dan pasir diserahkan langsung oleh Ketua DPD IPK Taput, Daniel Sitompul, Bersama Ketua Harian DPP IPK yang juga merupakan Penasehat DPD IPK Taput, Samsul Sianturi, S.H., pada Senin (31/3/2025).

Penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Muara serta masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, IPK Taput juga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan para korban agar senantiasa diberi kesehatan dan rezeki yang berlimpah pasca musibah yang mereka alami.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. IPK akan selalu hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Daniel Sitompul.

Bencana kebakaran yang melanda Pasar Muara ini mengakibatkan kerugian materi yang cukup besar bagi warga. Pemerintah daerah bersama berbagai elemen masyarakat terus berupaya memberikan dukungan bagi para korban agar dapat bangkit dan memulihkan kembali kondisi perekonomian mereka.

Sementara itu, Forkopimca Muara mengapresiasi langkah cepat DPD IPK Taput dalam membantu korban kebakaran. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian IPK yang telah memberikan bantuan nyata kepada masyarakat yang terdampak,” ujar salah satu perwakilan Forkopimca.

Dengan adanya bantuan dari berbagai pihak, diharapkan para korban dapat segera pulih dari dampak musibah ini dan kembali menjalankan aktivitas mereka seperti sedia kala. IPK Taput berkomitmen untuk terus hadir dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan guna membantu masyarakat yang membutuhkan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…