SIMALUNGUN, SINAR24JAM. COM
Suasana duka dan keprihatinan menyelimuti sejumlah nagori di Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pasca terjadinya bencana alam angin puting beliung disertai hujan deras yang terjadi pada Kamis malam (2/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB hingga 21.00 WIB.
Bencana alam tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat keparahan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah, turun langsung meninjau lokasi terdampak di Nagori Talun Rejo, Kecamatan Pematang Bandar, Senin (6/7/2026).
Kehadiran Bupati disambut haru oleh masyarakat yang tengah berupaya bangkit setelah musibah yang datang tanpa diduga tersebut. Bupati menyempatkan diri menyapa, mendengarkan keluh kesah warga, serta melihat langsung kondisi rumah-rumah yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung.
Camat Pematang Bandar, Pahot Siregar, yang juga turut menyambut kehadiran Bupati dan rombongan melaporkan, bencana alam tersebut melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Pamatang Bandar, yakni Nagori Talun Rejo, Talun Madear, Wonorejo, Kandangan, Pardomuan Nauli, dan Kerasaan I.
“Jumlah rumah warga yang terdampak akibat bencana angin puting beliung dan hujan deras mencapai 161 unit rumah,”jelasnya.
Di tengah suasana penuh keprihatinan, Bupati Simalungun menyampaikan rasa duka dan empati yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak. “Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Simalungun, saya menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terkena musibah ini,” ucapnya.
Bupati berharap kepada masyarakat yang terdampak bencana diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapinya. “Pemerintah Kabupaten Simalungun akan terus hadir bersama masyarakat dalam setiap situasi, termasuk saat menghadapi bencana. Kehadiran kami hari ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab untuk memastikan kondisi masyarakat serta memberikan bantuan yang diperlukan,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat saat ini wilayah Kabupaten Simalungun masih berada dalam kondisi cuaca ekstrem dan musim penghujan.
Suasana haru terlihat saat Bupati berdialog dengan warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Salah seorang warga terdampak, Agusnadi, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kehadiran langsung Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun.
“Kami sangat terharu dan berterima kasih kepada Bapak Bupati yang datang langsung melihat kondisi kami. Kehadiran Bapak memberikan semangat dan kekuatan bagi kami untuk bangkit kembali dari musibah ini,” ungkap Agusnadi dengan mata berkaca-kaca.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Bupati Simalungun bersama rombongan turut menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako, 1.200 keping seng untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
Kunjungan ini menjadi bukti bahwa Pemkab Simalungun terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan, tetapi juga dalam situasi duka dan musibah. Semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan diharapkan menjadi kekuatan bagi masyarakat untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan penuh harapan.













