Example floating
Example floating




Berita

Bupati Vandiko Terima Audensi Pengurus SPSI Samosir

81
×

Bupati Vandiko Terima Audensi Pengurus SPSI Samosir

Sebarkan artikel ini
Bupati Samosir menerima audiensi pengurus SPSI di Rumah Dinas Bupati Samosir. (Dok.foto : SS/Red).

Samosir (Sumut), sinar24jam.com

Bupati Samosir Vandiko T Gultom didampingi Kadis Koperasi,UMKM dan Tenaga Kerja Rista Sitanggang, Kepala Badan Kesbangpol Dumosch Pandiangan dan Kadis Pariwisata Tetty Naibaho menerima audiensi Pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPSI) Kabupaten Samosir, di Rumah Dinas Bupati Samosir, Selasa (17/3/2026).

Bupati dalam hal ini mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah menyambut baik kehadiran SPSI di Samosir. Selain itu, Pemda juga mengucapkan terimakasih atas berbagai informasi yang dibawa yang diharapkan dapat meningkatkan taraf kehidupan dan perekonomian pekerja.

Bupati pada dasarnya menyetujui dan menerima usulan serta keinginan dari apa yang diusulkan oleh asalkan hal tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan buruh di Kabupaten

“Kami tidak menutup diri dari berbagai hal yang disampaikan, mungkin selama ini ada hal yang terlewat oleh kami untuk itu kami berterimakasih atas informasi yang disampaikan,” ujar Bupati.

Dijelaskan Bupati bahwa program-program yang disampaikan oleh Pengurus SPSI ini baik dan ini akan menjadi perhatian pemerintah, diantaranya dalam peningkatan keahlian pekerja.

Terkait berbagai hal yang disampaikan ini, Bupati mengungkapkan bahwa agar pihak SPSI dapat terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah melalui instansi atau dinas terkait.

Ketua DPC F-SPSI Samosir, Naekson Nadeak, mengucapkan terimakasih atas kesediaan Pemerintah Kabupaten Samosir menerima kehadiran SPSI. Dan pihaknya siap berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemkab Samosir dalam mewujudkan visi dan misinya.

Dijelaskannya bahwa kedatangan SPSI ini disamping silaturrahmi dan memperkenalkan diri juga menyampaikan beberapa program kerja yang akan dilaksanakan di Kabupaten Samosir.

“Masalah pekerja di Samosir masih normal tapi berharap agar hubungan antara Pemkab dan Serikat pekerja bisa dibentuk (Lembaga) sebagai penyambung aspirasi. Kami yakin, sepakat dan semangat untuk mengawal visi misi bupati Samosir,” jelasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…