Example floating
Example floating




BeritaNarkoba

Kapolsek Bosar Maligas Tangkap Bandar Narkoba yang Kabur ke Ladang, 1,29 Gram Sabu Diamankan

49
×

Kapolsek Bosar Maligas Tangkap Bandar Narkoba yang Kabur ke Ladang, 1,29 Gram Sabu Diamankan

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Bosar Maligas IPTU Sonni G. Silalahi bersama personel menunjukkan barang bukti sabu seberat 1,29 gram yang diamankan dari tersangka ANP dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika. (Dok.foto : Humas Polres Simalungun).

SIMALUNGUN (Sumut), Sinar24Jam.com –

Komitmen Polsek Bosar Maligas dalam memberantas peredaran narkoba kembali dibuktikan dengan penangkapan seorang bandar narkoba berinisial ANP (38) yang sempat melarikan diri ke area perladangan di Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun.

Penangkapan tersebut terjadi pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 20.30 WIB setelah tim Reskrim Polsek Bosar Maligas melakukan penyelidikan berdasarkan laporan masyarakat terkait maraknya peredaran narkotika di wilayah Nagori Pagar Bosi.

Kapolsek Bosar Maligas IPTU Sonni G. Silalahi, SH saat dikonfirmasi, Rabu (11/3/2026), menjelaskan bahwa penangkapan dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA Roy Jansen O. Sunggu, SH bersama personel lainnya.

“Berdasarkan laporan masyarakat mengenai maraknya peredaran narkotika di Nagori Pagar Bosi, saya langsung memerintahkan Kanit Reskrim bersama anggota untuk melakukan penyelidikan di lokasi,” ujar IPTU Sonni Silalahi.

Sekitar pukul 20.30 WIB, petugas mendatangi salah satu rumah warga yang diduga menjadi tempat transaksi narkotika. Saat tiba di lokasi, petugas melihat seorang pria yang langsung melarikan diri menuju area perladangan sambil melemparkan sesuatu yang diduga barang bukti.

Tim kemudian melakukan pengejaran di tengah kondisi gelap dan area yang dipenuhi semak-semak hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

“Pelaku berhasil ditangkap setelah sempat melarikan diri ke perladangan. Saat diamankan, pelaku mengaku bernama ANP, warga Huta I Nagori Pagar Bosi,” jelas IPDA Roy Jansen.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan 1 buah bong yang terbuat dari botol plastik serta 1 kaca pirex yang diduga berisi sabu yang sebelumnya dibuang oleh pelaku saat melarikan diri.

Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan di rumah pelaku dengan didampingi aparat desa. Dari hasil penggeledahan tersebut ditemukan sejumlah barang bukti di antaranya:

2 plastik klip sedang berisi sabu dengan berat bruto 1,29 gram

1 plastik klip besar berisi plastik klip kecil kosong

2 sekop dari pipet plastik

1 unit HP merk Oppo warna biru

1 unit HP merk Nokia warna biru

Uang tunai Rp50.000 yang diduga hasil penjualan sabu

Saat diinterogasi, pelaku mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang bernama Sabar yang disebut berasal dari Sidomukti, Kabupaten Asahan.

Pelaku beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Bosar Maligas dan selanjutnya diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Simalungun untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Bosar Maligas menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya tanpa pandang bulu.

“Siapapun yang terlibat narkoba, baik pengguna, pengedar maupun bandar, akan kami tangkap dan proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas IPTU Sonni G. Silalahi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam memberikan informasi terkait peredaran narkoba.

“Kami berharap masyarakat tidak ragu melaporkan jika mengetahui adanya penyalahgunaan atau peredaran narkoba di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba turut mengapresiasi kinerja Polsek Bosar Maligas yang berhasil mengungkap kasus tersebut.

Menurutnya, keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga wilayah Kabupaten Simalungun dari ancaman peredaran narkotika.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…