Example floating
Example floating




Berita

Api Semangat Kemerdekaan Menyala di Humbahas: Upacara Taptu dan Pawai Obor Sambut HUT ke-80 RI

40
×

Api Semangat Kemerdekaan Menyala di Humbahas: Upacara Taptu dan Pawai Obor Sambut HUT ke-80 RI

Sebarkan artikel ini

HUMBAHAS, Sinar24jam.com–Menjelang Malam di kota Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sabtu (16/8/2025) tampak gemerlap oleh cahaya obor. Ratusan peserta dari berbagai kalangan mengikuti Upacara Taptu (Penetapan Waktu) yang dilanjutkan dengan Pawai Obor menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

Upacara Taptu dipimpin langsung oleh Kajari Humbahas, Dr Noordien Kusumanegara, dengan komandan upacara Ipda Jannes Tampubolon. Hadir dalam kesempatan itu Bupati Humbahas, Dr Oloan P. Nababan SH MH, Ketua DPRD Parulian Simamora, Kapolres Humbahas AKBP Arthur Sameaputty S.I.K, Kasdim 0210/TU Mayor Arh A.S. Butarbutar, Sekda Chiristison Rudianto Marbun, pimpinan OPD, TNI-Polri, veteran, ASN, pelajar, hingga berbagai organisasi masyarakat.

Suasana semakin khidmat ketika obor induk dinyalakan oleh Inspektur Upacara Dr Noordien Kusumanegara. Api suci itu kemudian diserahkan kepada tiga anggota Pramuka Saka Wira Kartika — Zefanya Silaban, Chelsy Manik, dan Chelsya Lumban Gaol — untuk diteruskan menjadi sumber api bagi obor-obor lainnya.

Rombongan kemudian melakukan Pawai Obor mengelilingi kota Doloksanggul. Barisan drumband pelajar, pasukan TNI-Polri, hingga masyarakat umum menambah semarak perayaan malam jelang HUT Kemerdekaan.

Sejarah Upacara Taptu

Tradisi Taptu berasal dari bahasa Belanda taptoe yang berarti tanda waktu atau penetapan jam malam. Pada masa kolonial, Taptu dilakukan oleh pasukan militer dengan meniup terompet atau genderang sebagai tanda berakhirnya kegiatan di barak pada malam hari.

Di Indonesia, Taptu kemudian diadopsi sebagai upacara tradisi menjelang peringatan Hari Kemerdekaan. Kegiatan ini biasanya diisi dengan pawai obor, sebagai simbol semangat juang para pahlawan yang tidak pernah padam dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa.

Makna dan Pesan

Bupati Humbahas, Dr Oloan P Nababan, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Pawai Obor bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi juga pengingat akan perjuangan para pahlawan yang rela berkorban demi kemerdekaan Indonesia.

“Api obor ini adalah lambang semangat yang harus terus menyala dalam diri kita semua, terutama generasi muda, untuk menjaga persatuan dan melanjutkan pembangunan,” ujarnya.

Dengan pelaksanaan Upacara Taptu dan Pawai Obor, masyarakat Humbang Hasundutan meneguhkan komitmen untuk menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia dengan penuh rasa syukur, semangat, dan kebersamaan.

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *