Example floating
Example floating




BeritaPerbankan

Kerjasama dengan USAID PADU, BLK Samosir Gelar Pelatihan Vokasi Berbasis Pasar

25
×

Kerjasama dengan USAID PADU, BLK Samosir Gelar Pelatihan Vokasi Berbasis Pasar

Sebarkan artikel ini

Samosir, Sinar24Jam – Bertujuan mendorong kemitraan dengan sektor swasta, Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Samosir bekerja sama dengan USAID (Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat) PADU (Partnerships for Productivity) menggelar pelatihan design thinking dan kanvas model bisnis yang berlangsung di BLK Kompleks Perkantoran Parbaba, Kabupaten Samosir, Selasa (3/12/2024).

Pelatihan design thinking dan kanvas model bisnis ini dibuka oleh Sekretaris Disnakerkoperindag, Jonner Manurung, dan diikuti oleh 28 peserta yang terdiri dari perwakilan sektor swasta, BLK, Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan, Bappeda, serta alumni BLK.

Kegiatan ini akan berlangsung mulai tanggal 3 hingga 4 Desember 2024.

Pelatihan menghadirkan trainer dari Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Juni Siahaan, dan dari Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dengan Industri Nasional (FKLPI), Hasustan Kosim.

Manajer Penguatan Kelembagaan USAID PADU, Amrullah, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah awal yang penting dalam menyusun rencana aksi kemitraan BLK dan sektor swasta di Kabupaten Samosir untuk menghasilkan program pelatihan vokasi berbasis pasar.

“Pelatihan ini adalah upaya kolaboratif untuk meningkatkan kemampuan mendapatkan pekerjaan dan produktivitas lulusan BLK, demi pertumbuhan ekonomi inklusif di Indonesia,” terang Amrullah.

Tampak para peserta diarahkan untuk berdiskusi guna mencari format dan kesepakatan bersama mengenai bisnis yang cocok dikembangkan sesuai dengan tema design thinking dan kanvas model bisnis.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Manajer Program Provinsi USAID PADU, Regina Sari Fabianti, serta PPP TVET Sumut, Ardiansyah Hasibuan. (Samosir/Red)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…