Example floating
Example floating




Berita

Wartawan Dilarang Liput Pelantikan DPRD Samosir, LSM LIDIK Sumut: Diduga Langgar UU Pers, Laporkan!

37
×

Wartawan Dilarang Liput Pelantikan DPRD Samosir, LSM LIDIK Sumut: Diduga Langgar UU Pers, Laporkan!

Sebarkan artikel ini

Samosir, Sinar24jam.com – Pelantikan 25 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir periode 2024-2029 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Samosir, Parbaba, Kecamatan Pangururan, Senin (25/11/2024), menuai kontroversi.

Puluhan wartawan yang bertugas di wilayah tersebut mengaku kecewa lantaran dilarang masuk untuk meliput momen bersejarah itu.

Pandang Simbolon, jurnalis Radar Indo Online, menyoroti keputusan Sekretaris DPRD yang dinilai mengabaikan peran wartawan sebagai kontrol sosial.

“Saya pertama datang tadi dari teman media yang bertugas di Kabupaten Samosir, sangat kecewa sekali, paling kecewa. Karena kita sebagai media yang tinggal di Kabupaten Samosir ini sebagai kontrol sosial sangat kecewa kepada Sekwan DPRD Kabupaten Samosir, karena dikatakan tadi itu tidak bisa masuk karena alasan tempat tidak mengizinkan,” ujarnya.

Nada serupa disampaikan Petrus Tampubolon dari Wahana News, yang merasa undangan kepada media melalui grup WhatsApp Humas DPRD tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

“Kalau memang kita tidak boleh masuk ya dibilang dari awal, jangan diundang. Gantikan Sekwannya,” kata Petrus tegas.

Efendi Naibaho, wartawan senior yang telah puluhan tahun menjalani profesi ini, menganggap pelarangan tersebut sebagai pelecehan terhadap wartawan.

“Jadi aku ini sudah puluhan tahun jadi wartawan, baru kali inilah ada pelantikan dewan tak bisa masuk wartawan. Sangat kecewa. Protes keras, kalau disebut ruangan tidak mengizinkan, dari dulu aku tahu ruangan tidak mengizinkan, tidak lebar, pengaturannya yang tidak benar,” ujarnya.

Ia juga mengkritik kondisi halaman gedung DPRD yang becek dan berlumpur meski acara dihadiri banyak tamu penting.

“Becek-becek, buttak-buttak (berlumpur). Untuk apa Sekwannya di situ? Apa nggak ada duit? Kalau DPRD nggak ada anggaran, kasih tahu, biar kita patungan nanti. Ini wartawan se-Kabupaten Samosir biar patungan nanti untuk sirtunisasi halaman. Jadi kalau boleh, diganti Sekwan itu,” lanjutnya.

Sidabalok, Kepala Biro Detektif Monitor, juga menyatakan kekecewaannya.

“Saya merasa tersinggung dan tidak puas karena perlakuan dari pelantikan dewan di Kabupaten Samosir. Baru kali ini media tidak diperbolehkan untuk meliput,” tuturnya.

Sidabalok menegaskan bahwa wartawan menjalankan tugas jurnalistik secara sukarela dan berlandaskan fakta.

“Kita itu wartawan bukan digaji dari dewan. Kita sukarelawan untuk meliput, buat berita. Apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, apa yang kita ketahui, itu yang kita beritakan,” katanya.

Terkait larangan tersebut, Sekretaris DPRD Samosir Ricky Rumapea memberikan penjelasan singkat.

“Ada kita buat ruang pers, Lae, mengingat keterbatasan ruang paripurna. File video dan foto kita share di grup atau diminta ke Humas Sekwan. Untuk di lokasi, kita undang ketua ikatan wartawan. Di ruang pers sudah kita siapkan TV live streaming. Terima kasih,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPW LSM LIDIK Sumut, J. Frist Manalu, S.Kom, ketika diminta tanggapannya menyarankan agar wartawan melaporkan insiden tersebut kepada pihak berwajib.

“Dilaporkan aja, sesuai aturan, mengusir wartawan saat melaksanakan tugas jurnalistik bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers) yakni Pasal 18 ayat (1) UU Pers di mana menghalangi wartawan melaksanakan tugas jurnalistik dapat dipidana 2 tahun penjara atau denda paling banyak Rp500 juta,” tegasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…