Example floating
Example floating




Berita

Dorong Ketahanan Pangan, Bupati Samosir Turun Langsung Tanam Bawang Putih Bersama Petani

5
×

Dorong Ketahanan Pangan, Bupati Samosir Turun Langsung Tanam Bawang Putih Bersama Petani

Sebarkan artikel ini

Samosir, Sinar24jam.com

Pemerintah Kabupaten Samosir memperkuat komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan mengembangkan komoditas bawang putih. Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, turun langsung ke lahan pertanian di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kamis (30/4), untuk melakukan penanaman bersama kelompok tani penerima bantuan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas nasional yang sejalan dengan agenda besar pemerintahan Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan. Sebanyak 16 ton bibit bawang putih disalurkan untuk ditanam di lahan seluas 20 hektare.

Di lokasi, Bupati tampak membaur dengan petani dari Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo dan Kelompok Tani Lamtama. Selain menanam bibit, ia juga berdialog langsung dengan petani guna menyerap aspirasi dan memastikan program berjalan efektif di tingkat lapangan.

“Kepercayaan dari pemerintah pusat harus kita jawab dengan kerja nyata. Samosir memiliki potensi besar untuk menjadi sentra bawang putih, tidak hanya di Sumatera Utara, tetapi juga secara nasional,” ujar Vandiko.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia terealisasi dengan cepat, mulai dari bantuan bibit hingga alat pertanian seperti traktor. Program ini juga diperkuat dengan pendampingan teknis serta keterlibatan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Menurut Vandiko, keberhasilan program sangat bergantung pada sinergi antara petani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan pemerintah daerah. Ia meminta agar setiap kendala di lapangan segera diatasi agar target produksi dapat tercapai secara optimal.

“Kalau kita serius, bukan hanya swasembada, tetapi kita bisa menyuplai kebutuhan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.

Perwakilan Kementerian Pertanian, Risda Sinaga, menyatakan bahwa Samosir memiliki potensi besar di sektor hortikultura. Ia menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendukung pengembangan pertanian di wilayah tersebut, termasuk rencana penguatan infrastruktur irigasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur, menyebutkan bahwa target produksi bawang putih dapat mencapai 20 ton per hektare. Pendampingan intensif oleh PPL akan dilakukan guna memastikan keberhasilan budidaya.

Dari sisi petani, Ketua Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo, Edu Turnip, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Ia berharap program ini mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di Samosir.

Pengembangan bawang putih di Samosir juga tetap memperhatikan kearifan lokal, seperti penggunaan mulsa alami dari jerami dan ilalang, serta penguatan sistem irigasi berbasis swadaya masyarakat.

Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani, Samosir optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi bawang putih di Sumatera Utara, sekaligus berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan nasional. ( Bs)

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *