Simalungun, Sinar24jam.com –
Bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragih mendampingi Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Wisnu Mermawan Februanto untuk mengikuti kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) perkembangan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas), yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Probowo pada Selasa (24/03/2026).
Kegiatan yang dilakukan secara virtual melalui rapat video/Zoom juga mengintegrasikan monitoring pelayanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 terhadap objek wisata di seluruh Indonesia, yang dipimpin Kapolri bersama Astamaops, Kakorlantas, dan Kadiv Humas Polri. Tempat pelaksanaan rapat untuk Bupati Simalungun dan Kapoldasu berada di Pos Pelayanan 3 Pantai Bebas Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.
Selain kedua pejabat utama, kegiatan ini diikuti oleh para bupati dan walikota dari seluruh Indonesia beserta jajarannya, antara lain Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan masing-masing daerah. Di lokasi Parapat, juga hadir Waka Poldasu Bigjen Pol Sonny Irawan beserta rombongan, Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, Dandim 0207/Sml Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, serta pimpinan perangkat daerah Pemkab Simalungun.
Fokus kegiatan mencakup pemantauan real-time terkait lonjakan kunjungan wisata, kelancaran lalu lintas menuju destinasi pariwisata, hingga kesiapan fasilitas umum dan aspek keamanan. Kehadiran Bupati Simalungun menunjukkan komitmen Pemkab Simalungun dalam memastikan kesiapan sektor pariwisata selama masa libur Idul Fitri.
Berdasarkan laporan pengelola destinasi wisata dan pantauan langsung, pelayanan selama perayaan Idul Fitri hingga saat ini berjalan lancar dan terkendali, meskipun terjadi peningkatan jumlah pengunjung di kota wisata Parapat Danau Toba. Pemerintah daerah telah mengerahkan petugas gabungan untuk melakukan pemantauan berkelanjutan guna menjamin kenyamanan wisatawan.
Kapolri memberikan apresiasi kepada seluruh daerah yang berhasil menjaga stabilitas pelayanan, dengan harapan dapat tercipta ekosistem pariwisata yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di objek wisata seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Simalungun, berada dalam status aman dan terkendali, dengan harapan kondisi ini tetap terjaga hingga masa arus balik pasca libur(*).















