Example floating
Example floating




Berita

Polres Pematangsiantar Respon Cepat, Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani

93
×

Polres Pematangsiantar Respon Cepat, Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani

Sebarkan artikel ini
Personil Tim Penggal sedang menengahi persoalan yang sedang terjadi antara warga dengan orang yang diduga Debt Collector (DC), yang akhirnya berujung diselesaikan di Kantor Polsek Siantar Timur. (Foto: Polres Kota Pematangsiantar).

Pematangsiantar (Sumut), Sinar24Jam.com –

Polres Pematangsiantar merespon cepat dan mengecek adanya keributan di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Asuhan Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar, tepatnya di depan Rumah Makan (RM) Panorama, pada Selasa (17/03/2026) sore sekira pukul 15.00 WIB.

Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H , melalui PS. Kasi Humas, IPTU Agustina Triyadewi mengatakan bahwa adanya keributan tersebut dilaporkan warga berinisial Ar melalui Call Center 110. Ar melaporkan ada sekelompok orang diduga Debt Collector (DC) sedang berkelahi dengan pengendara sepedamotor yang menyebabkan lalu lintas sekitar menjadi terganggu.

Kemudian Operator Call Center 110 Polres Pematangsiantar meneruskan laporan tersebut ke tim-tim Pencegah Kemacetan Jalan (Penggal).

Tiba di TKP (Tempat Kejadian Perkara), Tim Penggal menemukan ada keributan yang disebabkan sekelompok orang yang diduga Debt Collector (DC) melakukan penarikan paksa terhadap satu unit sepeda motor yang sedang dikendarai seorang pengendara yang mengakibatkan pengendara motor tersebut tidak terima akan hal tersebut dan melakukan perlawanan.

Selanjutnya, Tim Penggal mencoba melakukan mediasi dengan membawa pihak DC dan pengendara sepedamotor tersebut ke Polsek Siantar Timur untuk dilakukan proses lebih lanjut. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…