Example floating
Example floating




Berita

Optimalisasi Pelaksanaan Nagori Percontohan 2026, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor Program Kerja

69
×

Optimalisasi Pelaksanaan Nagori Percontohan 2026, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor Program Kerja

Sebarkan artikel ini
Berfoto bersama usai rapat koordinasi. (Foto: Dok. Humas Kabupaten Simalungun).

Simalungun (Sumut), Sinar24Jam.com – 

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) program kerja di Pendopo Rumah Dinas Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Selasa (17/03/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan program di 10 Nagori (Desa) Percontohan tahun 2026.

Acara dihadiri langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Ahmad Saragih bersama pimpinan perangkat daerah terkait, para Pangulu Nagori (Kepala Desa), serta pengurus TP PKK tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Nagori Percontohan.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Nagori (PMPN), Elyanto Purba menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan untuk menyatukan opini antara TP PKK tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan Nagori, sehingga pembinaan ke lokasi percontohan dapat dilaksanakan secara terkoordinir dan optimal sesuai program serta tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Adapun 10 Nagori dan Kecamatan percontohan beserta fokus programnya adalah sebagai berikut:

1. Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilan: Tertib Administrasi Pemberdayaan k

kesejahteraan Keluarga.;

2. Nagori Dolok Maraja, Kecamatan Tapian Dolok: Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital;

3. Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas: Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (UP2K PKK);

4. Nagori Bandar Siantar, Kecamatan Gunung Malela: Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman (Aku Hatinya PKK);

5. Nagori Marjandi, Kecamatan Panombeian Panei: Pos pelayanan Terpadu (Posyandu)

6. Nagori Bukit Rejo, Kecamatan Sidamanik: Lingkungan Bersih dan Sehat;

7. Nagori Mekarsari, Kecamatan Panei: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat;

8. Nagori Bahung Kahayan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar: Kesatuan Gerak Pemberdayaan, Keluarga Berencana, dan Kesehatan;

9. Nagori Silou Huluan, Kecamatan Raya: Program Terpadu p

Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera; dan

10. Kecamatan Bandar Huluan: Infeksi Visual Astat (IVA Test)

Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan gerakan PKK membutuhkan sinergi dan kerjasama yang kuat dengan seluruh perangkat daerah terkait.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi yang baik antar tingkat TP PKK, serta mengharapkan agar setiap program perangkat daerah yang berkaitan dengan PKK dapat diinformasikan kepada TP PKK Kabupaten guna mendukung dan menggerakkan masyarakat melalui kader-kader PKK.

“Saya berharap rapat ini dapat memperkuat kebersamaan, menyamakan persepsi serta menghasilkan langkah-langkah yang lebih baik dalam menjalankan program-program PKK ke depan. Kita maju karena solid dan kita berhasil karena konsisten dalam perjuangan,” ujarnya.

Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Ahmad Saragih memberikan apresiasi mendalam kepada TP PKK yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat, terutama dari tingkat keluarga.

Bupati menyampaikan bahwa ini adalah pertama kalinya ia mengikuti rapat PKK hingga selesai dan menyadari besarnya peran yang dilakukan. Selain itu, Bupati mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang melaksanakan.

Bupati berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan dan tidak hanya sebatas formalitas, guna mempercepat pembangunan melalui TP PKK dari tingkat Kabupaten hingga Nagori, dengan dukungan perangkat daerah.

“Ini sesuai dengan visi misi Kabupaten Simalungun ‘Bersama Semangat Baru Menuju Simalungun Maju’ dan saya harapkan kepada semua perangkat daerah dapat mengoptimalkan, bersinergis dan berkolaborasi dengan PKK untuk mempersiapkan 10 nagori percontohan tahun 2026,” tandasnya, sekaligus menekankan pentingnya kerja sama dan motivasi bagi seluruh keluarga di Kabupaten Simalungun.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian rencana jadwal supervisi dan monitoring oleh Sekretaris TP PKK Kabupaten, Rika Sihite, serta diikuti pembahasan teknis dan sesi tanya jawab yang dipandu oleh Ketua Bidang Penghayatan Pancasila, Lurinim Purba. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…