Example floating
Example floating




Berita

Hadiri Bukber Unefa, RS Efarina Etaham dan Efarina TV, Bupati Simalungun Sampaikan Apresiasi Kepada Unefa Raih Predikat Unggul

42
×

Hadiri Bukber Unefa, RS Efarina Etaham dan Efarina TV, Bupati Simalungun Sampaikan Apresiasi Kepada Unefa Raih Predikat Unggul

Sebarkan artikel ini
Berfoto bersama usai kegiatan berbuka puasa bersama. (Foto: Dok. Humas Pemkab Simalungun).

Simalungun (Sumut), Sinar24Jam.com –

Bupati Simalungun, Dr. H Anton Ahmad Saragih, beserta sejumlah pimpinan perangkat daerah dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menghadiri acara buka puasa bersama (bukber) yang diselenggarakan oleh Universitas Efarina (Unefa), Rumah Sakit (RS) Efarina Etaham, dan Efarina Tv.

Kegiatan berlangsung di Auditorium T. Johan Garingging, Universitas Efarina, Pematangsiantar pada Senin, (16/03/2006), dengan mengusung tema “Ramadan penuh berkah, berbagi kebahagiaan, menyatukan kebaikan, meningkatkan kebersamaan dan keharmonisan”.

Selain acara buka puasa, kegiatan yang penuh makna ini juga menyertakan unsur sosial berupa pemberian santunan kepada anak-anak yatim serta penyandang disabilitas.

Dalam sambutannya, Bupati Simalungun menyampaikan apresiasi tinggi kepada Yayasan Efarina Etaham yang secara rutin melaksanakan kegiatan bermanfaat setiap tahunnya pada bulan suci Ramadhan, sekaligus mengucapkan harapan agar kegiatan tersebut dapat berkelanjutan ke masa depan.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Universitas Efarina yang telah berhasil meraih Status Predikat Unggul dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I, dengan berharap universitas tersebut dapat melahirkan generasi hebat yang bermanfaat bagi Kabupaten Simalungun, nusantara, dan bangsa.

Senada dengan ucapan Bupati, Ketua Umum Pimpinan Wilayah Nadlatul Ulama (PW NU) Sumatra Utara, Dr. K.H. Marahalim Harahap, juga menyampaikan apresiasi atas pencapaian Predikat Unggul yang diraih Universitas Efarina.

Marahalim menyatakan bahwa nama tokoh nasional J.R. Saragih telah tidak asing dikenal, dan mengungkapkan harapan agar universitas ini dapat mencetak generasi bangsa yang lebih baik serta memudahkan masyarakat Simalungun dalam memperoleh pendidikan.

Marahalim juga menyampaikan rasa bangganya terhadap dukungan yang selalu diberikan Bupati Simalungun terhadap kegiatan semacam ini.

Acara ini juga diperkaya dengan penyampaian tausyah oleh Tuan Guru Batak (TGB), Syekh Dr. H. Ahmad Sabban ElRahmaniy Rajagukguk, yang juga mewakili tokoh agama dan masyarakat Kabupaten Simalungun.

Dalam kesempatan tersebut, TGB mendoakan agar pendidikan yang dikelola Yayasan Efarina Dr JR Saragih selalu dalam keadaan sehat dan tetap berada di bawah lindungan Tuhan Yang Maha Esa, sehingga berbagai kegiatan positif seperti ini dapat terus berjalan.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…