Example floating
Example floating




BeritaPencurian

Transaksi Sabu Tengah Malam Digagalkan, Polres Simalungun Tangkap Pemuda 22 Tahun

41
×

Transaksi Sabu Tengah Malam Digagalkan, Polres Simalungun Tangkap Pemuda 22 Tahun

Sebarkan artikel ini
Tersangka RP diamankan personel Sat Narkoba Polres Simalungun bersama barang bukti sabu seberat bruto 0,22 gram dan satu unit handphone. (Dok.foto : Humas Polres Simalungun).

SIMALUNGUN, Sinar24jam —

Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun berhasil menggagalkan dugaan transaksi narkotika jenis sabu dan mengamankan seorang pemuda berusia 22 tahun berinisial RP di Jalan Kapten Kahar Sinaga, Nagori Pasar Baru, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, pada Minggu 9 Maret 2026 sekira pukul 23.00 WIB.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima personel Sat Narkoba Polres Simalungun sekira pukul 20.00 WIB mengenai adanya aktivitas transaksi sabu di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian di sekitar lokasi.

KBO Sat Narkoba Polres Simalungun, IPDA Ganda Sinaga, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa sekira pukul 23.00 WIB personel mencurigai seorang pria yang diduga sedang melakukan transaksi narkoba dan langsung melakukan penindakan.

Dari tangan tersangka RP yang merupakan warga Huta I Perkebunan Maligas A, Dusun Pengkolan, Kecamatan Bosar Maligas, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu plastik klip kecil berisi diduga sabu dengan berat bruto 0,22 gram serta satu unit handphone merek Oppo warna hitam biru.

Saat dilakukan interogasi awal, tersangka RP mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang pria bernama Nowok yang juga merupakan warga Bosar Maligas. Berdasarkan pengakuan tersebut, personel Sat Narkoba Polres Simalungun langsung melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan yang bersangkutan.

Namun hingga saat ini, Nowok belum berhasil diamankan dan masih dalam pengejaran petugas.

Sementara itu, tersangka RP beserta barang bukti telah dibawa ke Markas Komando Satuan Narkoba Polres Simalungun untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba di lingkungan sekitar guna menjaga wilayah Kabupaten Simalungun tetap bersih dari narkoba.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…