Example floating
Example floating




BeritaPencurian

Polsek Siantar Selatan Terima Penyerahan Pria Asal Simalungun Diduga Pelaku Pencurian, Selanjutnya Diserahkan ke Polsek Panei Tongah

52
×

Polsek Siantar Selatan Terima Penyerahan Pria Asal Simalungun Diduga Pelaku Pencurian, Selanjutnya Diserahkan ke Polsek Panei Tongah

Sebarkan artikel ini
Petugas Polsek Siantar Selatan menerima penyerahan seorang pria yang diduga pelaku pencurian sebelum diserahkan ke Polsek Panei Tongah untuk proses hukum lebih lanjut. (Dok.foto : Humas Polres Pematangsiantar).

Pematangsiantar (Sumut), Sinar24jam.com –

Polsek Siantar Selatan Polres Pematangsiantar melalui Piket Pawas Ps. Kanit Binmas AIPTU Panogaran Manurung bersama personel piket unit fungsi menerima penyerahan seorang pria yang diduga pelaku pencurian, Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Kapolsek Siantar Selatan IPTU Priston Simbolon mengatakan pria yang diduga sebagai pelaku pencurian tersebut berinisial JS (37), warga Batu 3 Nagori Rukun Mulyo Gang Umbul, Kecamatan Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Senin (9/3/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu terduga pelaku JS diduga melakukan pencurian di rumah seorang warga berinisial B (45) yang berada di Batu 3 Gang Koperasi Nagori Rukun Mulyo, Kecamatan Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun.

Dalam aksinya, terduga pelaku mengambil tiga unit handphone android serta satu tabung gas elpiji 3 kilogram milik korban.

Pada malam harinya sekitar pukul 19.30 WIB, korban bersama masyarakat berhasil mengamankan terduga pelaku JS di rumah temannya yang berada di Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar.

Saat diamankan, kondisi terduga pelaku mengalami luka lebam di bagian wajah dan kedua mata, serta luka robek pada jari manis tangan kanan.

Setelah dilakukan interogasi awal, terduga pelaku JS mengakui perbuatannya melakukan pencurian di rumah korban. Namun karena lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di wilayah hukum Polres Simalungun, maka pada malam itu juga terduga pelaku diserahkan ke Mako Polsek Panei Tongah yang diterima oleh IPTU Fordinan Marpaung, SH.

“Terduga pelaku JS sudah diserahkan ke Polsek Panei Tongah guna diproses lebih lanjut karena TKP pencurian berada di wilayah hukum Polres Simalungun,” pungkas IPTU Priston. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…