Example floating
Example floating




Berita

Nenek Tanpa Identitas Ditemukan di Simalungun, Polsek Tanah Jawa Imbau Warga Bantu Temukan Keluarga

63
×

Nenek Tanpa Identitas Ditemukan di Simalungun, Polsek Tanah Jawa Imbau Warga Bantu Temukan Keluarga

Sebarkan artikel ini
Seorang nenek lanjut usia tanpa identitas yang ditemukan di wilayah hukum Polsek Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Polisi mengimbau masyarakat yang mengenali nenek tersebut agar segera menghubungi pihak kepolisian. (Dok.foto : Humas Polres Simalungun).

SIMALUNGUN, Sinar24jam.com_

Kepedulian terhadap keselamatan warga kembali ditunjukkan jajaran kepolisian. Seorang nenek lanjut usia ditemukan tanpa identitas di wilayah Kabupaten Simalungun. Menyikapi hal tersebut, Polsek Tanah Jawa, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara segera bergerak cepat dengan menyampaikan pengumuman kepada masyarakat guna membantu menemukan keluarga dari nenek tersebut.

Informasi ini disampaikan Kanit Reskrim Polsek Tanah Jawa, Iptu Fritsel G. Sitohang, S.H., M.H., saat dikonfirmasi pada Senin (09/03/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian saat ini sedang berupaya mencari keluarga dari nenek yang ditemukan tanpa membawa identitas tersebut.

“Benar, kami menerima informasi adanya seorang nenek lanjut usia yang ditemukan di wilayah hukum Polsek Tanah Jawa tanpa membawa identitas. Saat ini kami mengumumkan kepada masyarakat agar jika ada yang mengenali, dapat segera menghubungi pihak kepolisian,” ujar Iptu Fritsel.

Menurutnya, langkah penyebaran informasi ini merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat agar setiap warga yang membutuhkan bantuan dapat segera mendapatkan pertolongan, termasuk upaya mempertemukan kembali seseorang dengan keluarganya.

“Polri hadir untuk masyarakat. Kami berharap melalui informasi ini, masyarakat dapat membantu memberikan informasi sehingga nenek tersebut bisa segera dipertemukan kembali dengan keluarganya,” ucapnya.

Ket. Foto : Pengumuman Polsek Tanah Jawa terkait penemuan seorang nenek lanjut usia tanpa identitas di wilayah Kabupaten Simalungun. Polisi mengimbau masyarakat yang mengenali nenek tersebut agar segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, nenek tersebut diperkirakan berusia sekitar 70 hingga 80 tahun. Ia memiliki postur tubuh kecil dan kurus dengan tinggi badan sekitar 150 hingga 155 sentimeter. Kulitnya berwarna sawo matang dengan rambut beruban putih keabu-abuan yang disisir ke belakang.

Saat ditemukan, nenek tersebut mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru tua dan celana panjang berwarna abu-abu. Kondisinya tampak tenang, namun tidak membawa identitas apa pun yang dapat menunjukkan asal-usul atau keluarganya.

Karena tidak ditemukan dokumen identitas ataupun barang yang dapat menunjukkan alamat keluarga, pihak kepolisian kemudian menyebarkan informasi kepada masyarakat agar keluarga dari nenek tersebut dapat segera ditemukan.

Polsek Tanah Jawa mengimbau masyarakat yang mengenali atau mengetahui keluarga dari nenek tersebut agar segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian, sehingga nenek tersebut dapat segera dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Langkah cepat yang dilakukan kepolisian ini merupakan bagian dari komitmen Polres Simalungun dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…