Example floating
Example floating




BeritaPolitik

Maruli Siahaan Gelar Reses Masa Persidangan III di Medan, Serap Aspirasi 250 Warga

66
×

Maruli Siahaan Gelar Reses Masa Persidangan III di Medan, Serap Aspirasi 250 Warga

Sebarkan artikel ini
Dr. Maruli Siahaan berfoto bersama peserta usai kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026. (Dok.foto : Tim Maruli Siahaan).

Medan (Sumut), Sinar24Jam.com —

Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol (Purn) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Cafe Anggrek, Jalan Pelajar, Kota Medan, Minggu (01/03/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang temu ramah sekaligus ruang dialog terbuka bagi masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Utara I.

Dalam kegiatan reses ini, Maruli Siahaan hadir didampingi Ketua Badan Koordinasi Pemuda Muslim (Bakopam) Sumut, Ibnu Hajar. Kehadiran keduanya disambut hangat sekitar 250 peserta yang memadati lokasi acara.

Peserta yang hadir merupakan perwakilan warga dari berbagai kecamatan di Kota Medan, khususnya wilayah Medan Denai dan sekitarnya seperti Medan Area, Medan Kota, Medan Amplas, serta Medan Tembung.

Dalam sambutannya, Maruli Siahaan menegaskan bahwa reses merupakan instrumen konstitusional yang sangat penting bagi anggota legislatif.

“Reses bukan sekadar agenda formal, melainkan komitmen moral saya untuk turun langsung menjemput bola, mendengarkan persoalan riil, dan merasakan denyut nadi kehidupan masyarakat di Dapil Sumut I,” ujarnya.

Antusiasme warga terlihat dalam sesi dialog interaktif. Berbagai aspirasi disampaikan, mulai dari pelayanan publik, isu sosial kemasyarakatan, hingga harapan terhadap kebijakan pusat yang lebih berpihak kepada masyarakat kecil.

Seluruh aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan evaluasi dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran di DPR RI.

Melalui kolaborasi bersama Bakopam Sumut, Maruli Siahaan menyatakan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Sumatera Utara I di tingkat nasional.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…