Example floating
Example floating




BeritaRazia

Bulan Suci Ramadhan, Polsek Tanah Jawa Gelar Razia di Cafe

77
×

Bulan Suci Ramadhan, Polsek Tanah Jawa Gelar Razia di Cafe

Sebarkan artikel ini
Atas: Razia cafe sedang dilaksanakan. Bawah: Petugas sedang melakukan pemeriksaan badan. (Foto: Dok. Humas Polres Simalungun).

Simalungun (Sumut), Sinar24Jam.com –

Kepala Kepolisian Setor (Kapolsek) Tanah Jawa, Kompol Banuara Manurung, S.H., menggelar razia di Barra VIP Bar Kelurahan Pematang Tanah Jawa Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (28/02/2026) pukul 23.30 WIB.

Sesuai Undang-Undang (UU) Nomor: 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan perintah lisan Kapolsek Tanah Jawa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menciptakan suasana yang nyaman bagi umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Tepatnya, Sabtu (28 /02/2026) sekira pukul 21.30 WIB dilaksanakan kegiatan Razia THM (Tempat Hiburan Malam) BARRA VIP BAR dengan sasaran narkoba, senjata api/senjata tajam (senpi/sajam), bahan peledak (handak), kelengkapan surat ijin THM, miras dan prostitusi.

Kapolsek Tanah Jawa menyampaikan agar dalam bulan suci Ramadhan 1447 H (Hijriah) ini mewajibkan tutup total untuk menghormati ibadah di bulan suci Ramadhan 1447 H 2026.

Kompol Banuara Manurung, S.H., juga menyampaikan himbauan kepada pemilik dan pengunjung bahwa kegiatan THM ini tidak mengganggu ketertiban umum. Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) yang ikut dalam razia langsung melaksanakan pengecekan apakah memiliki izin.

Dalam razia tersebut tidak ada transaksi narkoba, tidak ada yang membawa senpi atau sajam, tidak ada kegiatan prostitusi, dan petugas memastikan apakah minuman tersebut legal. Jangan sampai pengunjung mabuk atau membuat keributan. Petugas menghimbau agar waktu operasional sampai jam 02.00 WIB dan mematuhi seluruh isi dari perizinan THM.

Kapolsek Tanah Jawa beserta personil Polsek Tanah Jawa melakukan pemeriksaan badan dan identitas para pengunjung THM. Kapolsek juga memohon dukungan dan kerja sama dalam membina keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) karena Polri bersama masyarakat akan semakin kuat dalam membina kamtibmas.

Hadir langsung dalam razia tersebut, Kompol Banuara Manurung, S.H., (Kapolsek Tanah Jawa), IPTU F.G. Sitohang, S.H., M.H., (Kanit Reskrim/pawas), IPDA Syafril Siahaan (Panit Reskrim), AIPDA J. Pasaribu, AIPDA J. Simajuntak, BRIPKA V. Tampubolon dan Brigadir Baju Septian, S.H. Selama kegiatan berlangsung situasi aman, tertib dan lancar. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…