Example floating
Example floating




Berita

Pererat Tali Persaudaraan, Kombes Pol (Purn) Dr. Maruli Siahaan Rangkul Generasi Muda PPSD Jabodetabek

62
×

Pererat Tali Persaudaraan, Kombes Pol (Purn) Dr. Maruli Siahaan Rangkul Generasi Muda PPSD Jabodetabek

Sebarkan artikel ini
Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan menyampaikan arahan saat silaturahmi dan diskusi bersama keluarga besar PPSD Siahaan wilayah Jabodetabek. (Dok.foto : Tim Maruli Siahaan).

Jakarta (DKJ), Sinar24Jam.com –

Ketua Umum Parsadaan Pomparan Somba Debata (PPSD) Indonesia, Kombes Pol. (Purn) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., menggelar pertemuan silaturahmi dengan keluarga besar PPSD Siahaan wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Depok, Tangerang, dan Bekasi). Acara yang berlangsung hangat ini difokuskan sebagai wadah bertukar pikiran, khususnya bagi para generasi muda Siahaan.

Dalam sambutannya, Dr. Maruli Siahaan menekankan pentingnya menjaga nilai luhur adat serta memperkuat jejaring antar-keturunan Somba Debata di perantauan. Ia juga menyoroti bahwa di era digital saat ini, persatuan keluarga besar bukan sekadar soal garis keturunan, melainkan tentang bagaimana saling mendukung dalam karier dan kehidupan sosial.

“Generasi muda Siahaan adalah pilar masa depan PPSD. Melalui pertemuan ini, kita ingin mendengar aspirasi mereka sekaligus memastikan bahwa nilai-nilai kebersamaan yang telah dibangun para pendahulu tetap relevan dan kuat di tengah tantangan zaman,” ujar Dr. Maruli di hadapan para peserta.

Acara yang dihadiri oleh lintas generasi ini diisi dengan diskusi interaktif. Para pemuda yang berdomisili di sekitar Jabodetabek diberi ruang untuk memberi masukan terkait program kerja PPSD ke depan, terutama yang menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi kreatif dan pengembangan potensi diri.

Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi PPSD Indonesia dalam menjembatani komunikasi antar-generasi, di mana semangat kekeluargaan berhasil dipadukan dengan visi modernitas. Kesimpulan utama dari silaturahmi ini menegaskan bahwa masa depan organisasi berada di tangan generasi muda yang progresif, namun tetap berpijak pada nilai-nilai luhur adat Somba Debata. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…