Example floating
Example floating




Berita

Optimalkan Aset Negara Bersejarah, Komisi XIII DPR RI Tinjau Langsung Tata Kelola Istana Kepresidenan Yogyakarta

78
×

Optimalkan Aset Negara Bersejarah, Komisi XIII DPR RI Tinjau Langsung Tata Kelola Istana Kepresidenan Yogyakarta

Sebarkan artikel ini
Dr. Maruli Siahaan bersama rombongan Komisi XIII DPR RI saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik dan peninjauan tata kelola Istana Kepresidenan Yogyakarta (Gedung Agung), (Dok.foto: Tim Maruli Siahaan).

Yogyakarta, Sinar24Jam.com_

Rabu 11 Februari 2026 – Komisi XIII DPR RI melakukan peninjauan langsung ke Istana Kepresidenan Yogyakarta (Gedung Agung) dalam rangka memastikan pengelolaan aset strategis negara berjalan transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Kunjungan Kerja Spesifik tersebut dipimpin oleh Anggota Komisi XIII DPR RI, Kombes Pol (P) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., bersama rombongan. Gedung Agung yang menjadi simbol sejarah perjuangan bangsa dan pusat kegiatan kenegaraan di Yogyakarta dinilai memiliki nilai strategis yang tidak hanya administratif, tetapi juga historis dan simbolik.

Dalam keterangannya, Dr. Maruli menegaskan bahwa pengelolaan Istana Kepresidenan Yogyakarta harus mengedepankan prinsip tata kelola yang modern tanpa menghilangkan nilai sejarah yang melekat kuat di dalamnya.

“Istana ini bukan sekadar bangunan fisik. Ia adalah simbol kedaulatan dan saksi sejarah bangsa. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa fungsi istana sebagai pusat kegiatan urusan kepresidenan di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya harus didukung oleh sistem manajemen aset yang kuat, efisien, serta berbasis pengawasan yang terukur.

Dalam pertemuan bersama jajaran Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dan pengelola Istana, Komisi XIII membahas berbagai aspek penting, mulai dari efisiensi anggaran pemeliharaan, sistem pengamanan aset negara, hingga integrasi teknologi dalam pengelolaan sarana dan prasarana.

Menurut Dr. Maruli, keseimbangan antara fungsi protokol kenegaraan dan pelestarian nilai historis harus menjadi perhatian utama.

“Kita ingin memastikan keberlanjutan pengelolaan istana ini tetap terjaga untuk generasi mendatang, tanpa mengurangi fungsi strategisnya sebagai simbol negara,” ujarnya.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPR RI, kunjungan ini diharapkan menjadi dasar evaluasi serta rekomendasi kebijakan guna memperkuat tata kelola aset vital negara yang berada di bawah tanggung jawab Kementerian Sekretariat Negara.

Kegiatan diakhiri dengan peninjauan sejumlah area di lingkungan Istana Kepresidenan Yogyakarta guna memastikan seluruh fasilitas pendukung kegiatan kenegaraan berada dalam kondisi optimal.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *