Example floating
Example floating


Berita

Dukung Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto dan Gus Dur, Don Muzakir: “Pak Harto Bawa Swasembada, Gus Dur Jaga Keutuhan Bangsa”

138
×

Dukung Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto dan Gus Dur, Don Muzakir: “Pak Harto Bawa Swasembada, Gus Dur Jaga Keutuhan Bangsa”

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, Sinar24Jam.com — Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyatakan dukungannya atas usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden Soeharto dan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Menurutnya, kedua tokoh tersebut memiliki jasa besar terhadap bangsa, terutama dalam bidang pertanian dan persatuan nasional.

“Presiden Soeharto adalah pekerja keras untuk rakyat. Di masa beliau, Indonesia mampu mencapai swasembada pangan, ekonomi tumbuh, dan rakyat hidup tenang. Itu bukan hal kecil dan sudah sepantasnya beliau diberi gelar Pahlawan Nasional,” ujar Don Muzakir, Sabtu (8/11/2025) di Jakarta.

Ia menjelaskan, capaian swasembada beras di era Soeharto merupakan hasil program intensifikasi pertanian seperti Panca Usaha Tani, Bimas, Operasi Khusus (Opsus), dan Intensifikasi Khusus (Insus). Berkat itu, Indonesia sempat dikenal sebagai salah satu negara dengan produksi padi terbaik di Asia.

Untuk mendukung peningkatan produksi, pemerintah kala itu membangun berbagai pabrik pupuk besar seperti Petro Kimia Gresik, Pupuk Sriwijaya (Pusri) Palembang, dan Asean Aceh Fertilizer (AAF). Pemerintah juga memberikan subsidi pupuk, benih unggul, serta kredit pertanian yang mudah diakses petani, sementara harga dasar gabah dijamin oleh pemerintah.

“Jalan, sekolah, puskesmas, bendungan, hingga program pertanian — semua itu hasil kerja nyata Pak Harto. Beliau adalah penjaga Pancasila dan UUD 1945, dan itu harus kita akui,” tegas Don Muzakir.

Ia menambahkan, stabilitas ekonomi pada masa itu memberi ruang bagi petani untuk berkembang. Inflasi yang terkendali dan pengenalan alat mesin pertanian (alsintan) ke desa-desa turut mendorong kemajuan sektor pertanian nasional.

“Ekonomi Indonesia saat itu dikenal kuat, bahkan disebut sebagai macan Asia. Jasa Pak Harto tidak bisa dinafikan. Dengan banyaknya dukungan dari berbagai pihak, saya kira sudah layak beliau mendapat gelar Pahlawan Nasional,” ujarnya.

Selain Soeharto, Don Muzakir juga menilai Gus Dur layak mendapatkan gelar yang sama. Ia menilai, Gus Dur memiliki jasa besar dalam menjaga keutuhan bangsa di masa transisi pasca-reformasi, sekaligus membuka ruang demokrasi yang lebih luas.

“Gus Dur adalah sosok visioner. Beliau berani menyatukan berbagai kelompok masyarakat dan memberi ruang bagi petani serta masyarakat adat untuk bersuara. Keutuhan NKRI tetap terjaga berkat kebijakannya yang inklusif,” kata Don Muzakir.

Menurutnya, stabilitas politik dan kebijakan otonomi daerah yang dijalankan Gus Dur menjadi fondasi bagi pembangunan ekonomi daerah, termasuk sektor pertanian. Program tersebut membuka akses lebih luas bagi petani di wilayah terpencil untuk mendapatkan bantuan dan pelatihan.

“Program dan kebijakan Gus Dur menjadi pijakan penting bagi presiden-presiden berikutnya. Itu adalah jasa besar yang patut dikenang,” pungkas Don Muzakir.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *