Samosir, Sinar24jam.com— Masa depan Samosir ada di tangan para pemudanya. Dengan semangat itu, Polres Samosir bersama Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Samosir menggelar kegiatan bertajuk “Pemuda Samosir Sadar Hukum dalam Rangka Pengembangan Kepemimpinan Pemuda”, Selasa (28/5), di Aula Disdikpora, Desa Siopat Sosor, Kecamatan Pangururan.
Puluhan pelajar SMA dari berbagai sekolah di Samosir hadir dengan penuh semangat, ditemani para guru, tokoh agama, serta personel Sat Binmas Polres Samosir. Suasana acara terasa hangat dan penuh antusiasme sejak awal.
Mewakili Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K., PLT Kasat Binmas IPDA Horas Situmorang tampil sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, IPDA Horas menekankan bahwa kesadaran hukum bukan sekadar pengetahuan, tapi bekal penting dalam membentuk karakter pemimpin masa depan.
“Kesadaran hukum harus ditanamkan sejak dini agar para pelajar bisa tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungannya,” ujar IPDA Horas di hadapan para peserta.
Materi yang disampaikan mencakup isu-isu krusial seperti kenakalan remaja, pelanggaran lalu lintas, balap liar, narkoba, kekerasan pelajar, hingga penyalahgunaan media sosial. Ia juga menyoroti maraknya pelajar yang mengendarai motor tanpa helm dan SIM, serta bahaya yang mengintai akibat kelalaian tersebut.
“Jangan rusak masa depan hanya karena ikut-ikutan tren yang menyesatkan. Jadilah pemuda yang bisa membedakan mana yang benar dan salah,” tegasnya.
Tak hanya penyuluhan, Polres Samosir juga aktif menggelar program preventif lainnya seperti Goes to School, Patroli Kasih Sayang, serta razia tempat hiburan malam tanpa izin—semuanya demi menciptakan lingkungan yang aman bagi remaja.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Disdikpora Kabupaten Samosir, Ronal Martohap Sinaga, S.STP, M.AP, yang mengapresiasi inisiatif Polres dan berharap kegiatan serupa terus berlanjut.
“Kami ingin para pelajar tumbuh menjadi pemuda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berintegritas, berjiwa kepemimpinan, dan menjunjung tinggi hukum,” ungkap Ronal.
Menutup acara, IPDA Horas mengajak seluruh peserta menjadi agen perubahan di sekolah dan lingkungan masing-masing.
“Hormati orang tua dan guru. Ciptakan lingkungan yang positif. Mulailah dari diri sendiri, dan kelak kalian akan menjadi pemimpin yang diteladani,” pesannya, disambut tepuk tangan para peserta.
Dengan kegiatan seperti ini, harapan akan hadirnya generasi pemimpin muda yang sadar hukum di Kabupaten Samosir bukan lagi sekadar mimpi, tapi perlahan mulai menjadi nyata.















