Example floating
Example floating




Berita

Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara Gelar Buka Puasa Bersama Tokoh Agama Dan Umat Muslim

28
×

Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara Gelar Buka Puasa Bersama Tokoh Agama Dan Umat Muslim

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Utara, Sinar24jam.com

Dalam semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama, Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si (JTP) bersama Wakil Bupati Dr. Deni Lumbantorun, M.Eng menggelar acara buka puasa bersama tokoh agama dan perwakilan umat Muslim se-Kabupaten Tapanuli Utara. Acara ini berlangsung di rumah dinas bupati pada Rabu (19/3/2025) dan dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Dalam sambutannya, Bupati JTP Hutabarat menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya bisa berkumpul dengan umat Muslim di bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa acara buka puasa bersama ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta memperkokoh persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Tapanuli Utara.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1446 Hijriyah. Semoga bapak dan ibu sekalian dapat menjalani bulan suci ini dengan penuh keimanan dan ketakwaan, serta meraih kebahagiaan di Hari Raya Idulfitri nanti,” ujar Bupati.

Selain itu, ia juga mengajak umat Muslim untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkuat persatuan, serta menjauhi paham-paham yang dapat merusak keharmonisan sosial. Bupati juga menegaskan pentingnya menjauhkan politik praktis dalam kehidupan sehari-hari pasca-Pemilu, demi pembangunan Tapanuli Utara yang lebih baik.

Acara ditutup dengan pembagian paket sembako kepada para undangan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan pun terasa sepanjang acara, mencerminkan semangat toleransi dan persaudaraan di Kabupaten Tapanuli Utara.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…