Example floating
Example floating




Berita

Forkopimda Samosir Gelar Rapat Koordinasi untuk Operasi Keselamatan Toba 2025

28
×

Forkopimda Samosir Gelar Rapat Koordinasi untuk Operasi Keselamatan Toba 2025

Sebarkan artikel ini

Samosir, Sinar24jam.com-

10 Februari 2025 – Keselamatan berlalu lintas menjadi perhatian utama bagi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Samosir. Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dan ketertiban di jalan raya, Forkopimda menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral untuk persiapan Operasi Keselamatan Toba 2025.

Rapat yang berlangsung di Aula Pusuk Buhit, Markas Polres Samosir, ini dipimpin oleh Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman, S.H., S.I.K., M.H. Turut hadir Asisten I Bupati Samosir Drs. Tunggul Sinaga, M.Si., mewakili Bupati Samosir, Danramil Pangururan Kapten A.Z.M. Siregar mewakili Dandim 0210/TU, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Operasi Keselamatan Toba 2025: Edukatif dan Persuasif

Dalam paparannya, Kabag Ops Polres Samosir, AKP Tito Juardi, menjelaskan bahwa operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 10 hingga 23 Februari 2025. Operasi akan difokuskan pada pendekatan preemtif dan preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif agar masyarakat lebih simpatik terhadap kepolisian lalu lintas. Ada 12 jenis pelanggaran utama yang menjadi perhatian, seperti tidak memakai helm, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, serta kendaraan over dimension dan overloading (ODOL),” jelas AKP Tito Juardi.

Sinergi Lintas Instansi untuk Keselamatan Bersama

Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman, menegaskan bahwa koordinasi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan operasi ini, terutama karena Kabupaten Samosir adalah daerah wisata yang mengalami peningkatan arus kendaraan saat musim liburan.

“Kami harus memastikan lalu lintas di Samosir tertib dan aman, terutama bagi wisatawan dan warga setempat. Pengawasan terhadap pengendara di bawah umur dan kendaraan ODOL akan menjadi prioritas,” ujarnya.

Senada dengan Kapolres, Wakapolres Samosir, Kompol ST Panggabean, menekankan pentingnya edukasi sejak dini. Ia meminta agar Sat Binmas melakukan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah untuk menanamkan kesadaran berlalu lintas kepada para pelajar.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Kabupaten Samosir, Asisten I Drs. Tunggul Sinaga menyambut baik upaya kepolisian. Pemkab Samosir pun berkontribusi dalam mengatasi permasalahan pengendara di bawah umur dengan menyediakan bus sekolah sebagai alternatif transportasi bagi pelajar.

“Kami juga akan mengeluarkan surat edaran kepada orang tua agar tidak membiarkan anak-anak mereka mengendarai kendaraan bermotor sebelum cukup umur,” ungkapnya.

Dari sisi TNI, Danramil Pangururan, Kapten A.Z.M. Siregar, menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam operasi ini. “Polisi, TNI, Dinas Perhubungan, dan Pemkab harus bersinergi agar operasi ini berjalan efektif tanpa menciptakan keresahan di masyarakat,” katanya.

Komitmen Bersama untuk Lalu Lintas yang Lebih Baik

Rapat koordinasi yang berlangsung selama satu jam ini ditutup dengan pernyataan dari Kasi Humas Polres Samosir, Bripka Vandu P. Marpaung. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Keselamatan Toba 2025 sangat bergantung pada sinergi antarinstansi.

“Dengan adanya koordinasi ini, kita memastikan bahwa seluruh pihak siap mendukung pelaksanaan operasi. Semua elemen berkomitmen untuk menciptakan lalu lintas yang lebih tertib dan aman di Kabupaten Samosir,” pungkasnya.

Dengan adanya operasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas semakin meningkat, sehingga risiko kecelakaan dan pelanggaran di jalan raya bisa diminimalisir.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *