Example floating
Example floating




Berita

Truk Pengangkut Kayu Balok Misterius Bebas Melintas, Warga Samosir Resah

55
×

Truk Pengangkut Kayu Balok Misterius Bebas Melintas, Warga Samosir Resah

Sebarkan artikel ini

Samosir, Sinar24jam.com–

Di tengah maraknya bencana longsor yang melanda Samosir, warga setempat mulai mempertanyakan keberadaan truk pengangkut kayu balok yang hampir setiap hari melintas di wilayah mereka. Truk tersebut diduga membawa muatan kayu dengan asal-usul yang tidak jelas, memunculkan kekhawatiran akan praktik pembalakan liar yang dapat memperparah bencana lingkungan.

Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku sering melihat truk tersebut melintas, namun merasa heran karena seolah-olah hanya dirinya yang menyadarinya. “Truk itu hampir tiap hari lewat dengan muatan kayu balok yang besar. Saya tidak tahu dari mana asal kayunya, tapi sepertinya ada yang tidak beres,” ujarnya.

Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa aktivitas pengangkutan kayu tersebut tidak sepenuhnya legal. Jika benar kayu-kayu tersebut berasal dari kawasan hutan di sekitar Samosir, maka hal ini bisa berdampak serius terhadap keseimbangan ekosistem dan memperburuk ancaman bencana longsor yang kini sedang gencar terjadi.

Dinas Kehutanan dan aparat penegak hukum diharapkan segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan ini. Sebab, jika ada praktik pembalakan liar yang dibiarkan, maka bencana longsor dan kerusakan lingkungan di wilayah Samosir bisa semakin parah.

Sebagai negara hukum, Indonesia memiliki regulasi yang ketat mengenai perlindungan hutan, termasuk Undang-Undang No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Setiap aktivitas pengangkutan kayu harus memiliki dokumen resmi seperti Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH). Jika truk tersebut tidak memiliki dokumen yang sah, maka aparat wajib menindak sesuai hukum yang berlaku.

Masyarakat berharap pihak berwenang segera bertindak untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas pengangkutan kayu di wilayah Samosir dilakukan sesuai aturan. Jangan sampai kelalaian dalam pengawasan berujung pada bencana yang lebih besar.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *