Example floating
Example floating




Bantuan sosialBerita

Vandiko Gultom Tanam Jagung Bersama Petani, Bantuan 40 Hektare Jadi Harapan Baru Pertanian Samosir

2
×

Vandiko Gultom Tanam Jagung Bersama Petani, Bantuan 40 Hektare Jadi Harapan Baru Pertanian Samosir

Sebarkan artikel ini

Samosir, Sinar24jam.com

Semangat membangun ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani kembali terlihat di Kabupaten Samosir. Pemerintah Kabupaten Samosir bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat sektor pertanian melalui Program Kolaborasi Sumut Berkah dengan menyalurkan bantuan bibit jagung untuk lahan seluas 40 hektare.

Bupati Samosir Vandiko T Gultom bahkan turun langsung ke lahan pertanian di Desa Panampangan, Kecamatan Pangururan, Senin (11/5/2026), untuk menanam benih jagung bersama masyarakat tani sebagai bentuk dukungan nyata terhadap para petani.

Di tengah hamparan lahan pertanian, Vandiko tampak berbaur dengan warga, menanam benih satu per satu sambil berdialog dengan kelompok tani mengenai harapan dan tantangan yang mereka hadapi di lapangan.

Bantuan bibit jagung tersebut diberikan kepada dua kelompok tani, yakni Kelompok Tani Melati Paristua Desa Panampangan dan Kelompok Tani Tumpang Sari Desa Urat Timur, Kecamatan Palipi. Masing-masing kelompok menerima 300 kilogram bibit jagung untuk areal tanam seluas 20 hektare.

Vandiko mengatakan, bantuan itu merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution terhadap pengembangan sektor pertanian di daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi langkah penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis pertanian.

“Program Kolaborasi Sumut Berkah ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah hadir bersama rakyat untuk mendorong pertanian yang lebih maju dan produktif,” ujar Vandiko.

Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan petani di lapangan berdasarkan usulan Pemerintah Kabupaten Samosir kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Karena itu, Vandiko meminta seluruh kelompok tani benar-benar menjaga dan memanfaatkan bantuan tersebut agar mampu meningkatkan hasil produksi pertanian masyarakat.

“Ini harus menjadi peluang besar bagi petani. Bantuan ini jangan hanya diterima, tetapi harus dimanfaatkan dan dirawat dengan baik supaya hasil panen nantinya bisa maksimal,” katanya.

Pemerintah menargetkan produktivitas jagung mencapai 10 ton per hektare. Untuk mendukung keberhasilan program, pemerintah juga telah menyiapkan offtaker atau penampung hasil panen dengan harga pembelian Rp5.500 per kilogram sesuai ketentuan pemerintah pusat.

Dengan adanya jaminan pasar tersebut, petani diharapkan lebih percaya diri dalam mengembangkan usaha pertanian tanpa kekhawatiran terhadap penjualan hasil panen.

“Mulai dari bibit, pupuk, hingga pembeli hasil panen sudah dipersiapkan pemerintah. Petani tinggal fokus bekerja dan meningkatkan kualitas hasil pertanian,” tambah Vandiko.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom, menjelaskan bahwa selain bantuan bibit jagung, kelompok tani juga akan memperoleh pupuk NPK sebanyak 3.000 kilogram, pupuk urea 5.000 kilogram, 100 paket pestisida, serta bantuan alat panen pada tahap berikutnya.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi masyarakat tani di Kabupaten Samosir.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Melati Paristua, Baringin Sitanggang, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah kepada para petani.

Ia menyebut bantuan tersebut menjadi penyemangat baru bagi masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian di tengah berbagai tantangan yang dihadapi petani.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Samosir dan Bapak Gubernur Sumut Bobby Nasution atas perhatian kepada petani. Bantuan ini sangat membantu dan memberi semangat bagi kami untuk terus bertani,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kabag SDM Polres Samosir Tarmizi Lubis, Danramil Pangururan Edianto Simangunsong, Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, jajaran penyuluh pertanian, serta kelompok tani penerima bantuan.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Samosir berharap sektor pertanian mampu menjadi penggerak utama perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di kawasan Danau Toba. ( bs)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *