SAMOSIR, SINAR24JAM. COM–
Memasuki hari ketiga pelaksanaan Festival Tao Toba Joujou 2026, Sabtu (8/8/2026), suasana di kawasan Waterfront City (WFC) Pangururan mulai terlihat lebih bergeliat. Berdasarkan pantauan Kru media di lokasi, jumlah pengunjung tampak meningkat dibandingkan hari sebelumnya dan atmosfer kegiatan terasa lebih hidup.
Salah satu kegiatan yang turut menarik perhatian pengunjung adalah keterlibatan anak-anak sekolah dasar dalam lomba menggambar dan mewarnai bertajuk “CBP Rupiah Championship untuk Anak Indonesia Jaya.”
Anak-anak tampak mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, Mereka duduk berhadapan dengan kertas gambar dan perlengkapan mewarnai, menuangkan imajinasi melalui goresan dan warna.
Kehadiran para peserta cilik tersebut tidak hanya menambah semarak suasana festival, tetapi juga menghadirkan pemandangan berbeda di tengah rangkaian kegiatan yang selama ini banyak menampilkan budaya , UMKM,
pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Sejumlah orang tua turut hadir mendampingi anak-anak mereka. Dukungan tersebut terlihat ketika para orang tua memberikan semangat kepada putra-putrinya yang sedang mengikuti perlombaan.
Bagi sebagian orang tua, kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Keberanian anak tampil di ruang publik, berinteraksi dengan lingkungan baru, mengikuti perlombaan, serta menyelesaikan karya di hadapan orang lain juga menjadi pengalaman berharga.
Kegiatan seperti ini sekaligus memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengembangkan kreativitas dan rasa percaya diri sejak usia dini.
Festival pun tidak hanya menjadi tempat masyarakat menikmati pertunjukan atau berbelanja produk UMKM, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi dan pengalaman bagi generasi muda.
Jika pada hari-hari sebelumnya suasana festival sempat terlihat relatif lengang pada waktu tertentu, maka memasuki hari ketiga mulai terlihat tanda-tanda peningkatan aktivitas pengunjung.
Kehadiran anak-anak bersama orang tua menjadi salah satu warna tersendiri yang membuat kawasan festival tampak lebih hidup.
Bagi pelaku UMKM yang membuka stan, meningkatnya kunjungan tentu menjadi harapan agar produk yang mereka tawarkan semakin dikenal dan memiliki peluang transaksi lebih besar.
Festival Tao Toba Joujou 2026 masih berlangsung. Masyarakat pun berharap semakin banyak kegiatan yang melibatkan berbagai kelompok usia, sehingga festival tidak hanya menjadi panggung budaya dan hiburan, tetapi juga ruang edukasi, promosi, interaksi sosial, dan penggerak ekonomi masyarakat.
Pada akhirnya, sebuah festival akan semakin berarti ketika masyarakat bukan hanya datang untuk menonton, tetapi juga ikut terlibat, belajar, berkarya, dan merasakan manfaat dari kegiatan yang berlangsung. ( )















