Simalungun, Sinar24jam.com
Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, menegaskan pentingnya membangun kolaborasi yang kuat antara Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat demi mendorong percepatan pembangunan daerah serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) VII KAHMI Sumatera Utara yang digelar di Balai Harungguan Bolon Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut mengusung tema “Meneguhkan Peran KAHMI Sebagai Penjaga Pilar Demokrasi, Perekat Umat dan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045” dan secara resmi dibuka oleh Koordinator Presidium Nasional KAHMI, H Abdullah Puteh.
Muswil VII KAHMI Sumut menjadi momentum penting bagi para alumni Himpunan Mahasiswa Islam dari berbagai daerah di Sumatera Utara untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah kontribusi strategis bagi pembangunan bangsa dan daerah.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan prosesi pemakaian pakaian adat oleh Bupati Simalungun kepada jajaran pengurus KAHMI Sumut sebagai simbol penghormatan dan penguatan nilai budaya lokal.
Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban dan semangat persaudaraan. Momentum tersebut terasa semakin bermakna karena pelaksanaan Muswil sebelumnya sempat tertunda akibat bencana alam yang melanda kawasan tersebut.
Ketua Panitia Muswil VII KAHMI Sumut, H Aja Syahri, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Bupati Simalungun dalam agenda penting organisasi tersebut.
Menurutnya, Muswil kali ini diikuti peserta dari 25 kabupaten dan kota se-Sumatera Utara, menunjukkan besarnya antusiasme para alumni HMI untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan penguatan kehidupan berbangsa.
“Ini menjadi bukti bahwa KAHMI tetap solid dan memiliki komitmen kuat untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai organisasi intelektual dan penggerak perubahan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Anton Achmad Saragih menilai KAHMI memiliki posisi strategis sebagai wadah lahirnya gagasan, pemikiran, serta solusi terhadap berbagai persoalan sosial dan pembangunan.
Ia berharap Muswil VII KAHMI Sumut mampu melahirkan rumusan program yang tidak hanya memperkuat organisasi secara internal, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat luas.
“KAHMI harus terus menjadi ruang lahirnya ide-ide cerdas dan solusi nyata bagi masyarakat. Saya berharap melalui Muswil ini terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara KAHMI, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Simalungun,” tegas Bupati.
Bupati juga mengapresiasi kontribusi nyata para alumni HMI yang selama ini dinilai aktif dalam berbagai sektor pembangunan, mulai dari pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga pembangunan infrastruktur.
Menurutnya, keberadaan KAHMI tidak hanya menjadi kekuatan moral dan intelektual, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan serta memperkuat nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Simalungun menyambut baik pelaksanaan Muswil VII KAHMI Sumut di daerah ini. Semoga forum ini melahirkan kepemimpinan yang amanah, solid, berintegritas, dan mampu membawa organisasi semakin maju serta bermanfaat bagi umat dan bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumut, Dr Ir Mulyono, menilai Muswil VII KAHMI Sumut sebagai forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperbaharui komitmen pengabdian para alumni HMI kepada masyarakat.
Menurut Mulyono, KAHMI memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah, penguatan demokrasi, dan pembentukan generasi muda yang unggul serta berkarakter.
“KAHMI memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga nilai-nilai kebangsaan. Organisasi ini juga diharapkan terus melahirkan gagasan visioner yang relevan dengan tantangan zaman,” katanya.
Ia berharap hasil Muswil VII dapat melahirkan kepemimpinan organisasi yang amanah, progresif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa depan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pakpak Barat Mutsyuhita Solin, Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora, para pejabat tinggi pratama, camat se-Kabupaten Simalungun, Ketua MUI Simalungun H Ki Dardjat Purba, jajaran pengurus KAHMI tingkat provinsi dan kabupaten, serta seluruh peserta Muswil VII KAHMI Sumatera Utara. ( Ps)















