Example floating
Example floating




BeritaSosialisasi

Pemkab Simalungun Dorong Transformasi Posyandu Jadi Layanan Kesehatan Terpadu

6
×

Pemkab Simalungun Dorong Transformasi Posyandu Jadi Layanan Kesehatan Terpadu

Sebarkan artikel ini

Simalungun, Sinar24jam.com

Tim Pembina Posyandu Kabupaten Simalungun menggelar Sosialisasi Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kantor Camat Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat” itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat melalui transformasi Posyandu menuju Integrasi Layanan Primer (ILP).

Acara tersebut dihadiri Ketua TP PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Simalungun, Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora.

Turut hadir Pembina Posyandu Kabupaten Lurinim Purba, perwakilan organisasi perangkat daerah terkait, para pangulu, tenaga kesehatan, serta kader Posyandu se-Kecamatan Gunung Maligas.

Camat Gunung Maligas, Ayu Rukiyah Nasution, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pembinaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Simalungun kepada para kader Posyandu di wilayahnya.

“Kami berharap arahan dan pembinaan ini dapat menjadi bekal penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Kecamatan Gunung Maligas,” ujarnya.

Dalam arahannya, Ny. Darmawati menegaskan bahwa Posyandu saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan balita, tetapi harus berkembang menjadi pusat layanan kesehatan terpadu yang menjangkau seluruh kelompok usia.

“Posyandu harus bertransformasi menjadi Integrasi Layanan Primer yang melayani seluruh siklus kehidupan, mulai dari bayi, remaja, ibu hamil, hingga lansia,” kata Darmawati.

Ia menjelaskan, layanan Posyandu ke depan mencakup pemeriksaan kesehatan lansia, skrining kesehatan remaja, pendampingan ibu hamil, hingga konseling bagi calon pengantin sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Dalam kesempatan itu, Darmawati juga mengajak seluruh kader dan perangkat desa mendukung gerakan KILAS (Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual) yang diintegrasikan dengan program kesehatan masyarakat.

Program tersebut dilakukan melalui kunjungan rutin ke rumah warga, pendataan kondisi gizi masyarakat, pemantauan ibu hamil, lansia, dan anak berkebutuhan khusus, serta pelaporan melalui sistem Dasawisma untuk mendukung intervensi yang tepat sasaran.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Simalungun juga menargetkan percepatan penurunan angka stunting menuju “Zero New Stunting 2027”, sekaligus memastikan tidak ada anak putus sekolah serta memperkuat validasi data lansia dan penyandang disabilitas.

Ny. Darmawati menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah nagori, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan seluruh unsur terkait agar program pelayanan masyarakat berjalan optimal.

“Semangat para kader adalah senyum Simalungun Maju di masa depan,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan alat kesehatan berupa timbangan dan alat ukur tekanan darah kepada kader Posyandu sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan. ( Ps)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *