Example floating
Example floating




BeritaHukum dan Kriminal

Makam Dibongkar Orang Tak Dikenal di Simalungun, Polisi Pastikan Situasi Kondusif dan Jasad Dimakamkan Kembali

4
×

Makam Dibongkar Orang Tak Dikenal di Simalungun, Polisi Pastikan Situasi Kondusif dan Jasad Dimakamkan Kembali

Sebarkan artikel ini

Simalungun, Sinar24jam.com

Warga Nagori Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, sempat digegerkan oleh temuan pembongkaran makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim, Jalan Mawar, Huta II, pada Minggu (3/5) pagi. Sebuah jasad ditemukan telah dipindahkan dari liang lahat oleh orang tak dikenal.

Kepolisian dari Polsek Gunung Malela, Polres Simalungun, bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut dan memastikan situasi tetap aman serta kondusif. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik sembari proses penyelidikan terus dilakukan.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengatakan penanganan kejadian dilakukan secara cepat, tertib, dan mengedepankan pendekatan humanis.
“Personel langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan. Kami memastikan kondisi tetap terkendali serta memberikan pendampingan kepada keluarga dan masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu siang.

Kapolsek Gunung Malela, AKP Hengky B. Siahaan, menjelaskan pihaknya menerima informasi dari Pangulu Pamatang Simalungun sekitar pukul 10.15 WIB. Ia kemudian langsung memimpin personel menuju lokasi kejadian.

“Setibanya di TPU Muslim Jalan Mawar, kami menemukan jasad yang sudah dalam kondisi membusuk berada di luar makam, sekitar 15 meter dari lokasi semula,” kata Hengky.

Berdasarkan hasil identifikasi dan keterangan warga, jasad tersebut diketahui merupakan almarhum Muhammad Yatim (84), warga Jalan Cempaka, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar. Almarhum sebelumnya dimakamkan secara resmi pada 24 Maret 2026 di lokasi yang sama.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh penjaga makam setempat, Bambang (57), saat melakukan pengecekan rutin di area pemakaman.

Kapolsek menegaskan hingga saat ini pelaku pembongkaran makam belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan.
“Kami terus mendalami kasus ini untuk mengungkap pelaku. Namun kami pastikan situasi di lapangan sudah aman dan masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya.

Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, tokoh masyarakat, dan pemerintah nagori, keluarga almarhum memutuskan menerima kejadian tersebut dengan lapang dada serta tidak melaporkan secara resmi. Mereka hanya meminta agar jenazah dimakamkan kembali secara layak sesuai syariat Islam.

Permintaan tersebut segera dipenuhi. Personel kepolisian bersama keluarga dan warga setempat bergotong royong melakukan proses pemakaman ulang dengan khidmat.

Penanganan cepat aparat dinilai berhasil meredam potensi keresahan di tengah masyarakat. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan serta memberikan pelayanan yang humanis, khususnya dalam menangani peristiwa yang menyentuh sensitivitas sosial dan keagamaan. ( Ps)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *