Simalungun, Sinar24jam.com
Pemerintah Kabupaten Simalungun melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik 45 pejabat administrator dan pengawas guna memperkuat kinerja organisasi serta mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.
Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati di Pamatang Raya, Kamis (30/4), dipimpin Sekretaris Daerah Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, mewakili Bupati Anton Achmad Saragih.
Prosesi pengambilan sumpah jabatan disaksikan Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Debora DPI Hutasoit, serta Asisten Administrasi Umum, Akmal H. Siregar. Hadir pula tokoh agama dari berbagai denominasi sebagai simbol penguatan nilai moral dalam mengemban amanah jabatan.
Pelantikan ini telah melalui proses administrasi yang ketat dengan persetujuan resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait mutasi dan pengangkatan jabatan.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda, Bupati menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada pimpinan, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa.
“Setiap pejabat dituntut untuk meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan profesionalisme agar mampu menjawab tantangan yang semakin kompleks,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Pelantikan ini merupakan bagian dari strategi pengembangan karier aparatur sipil negara sekaligus langkah konsolidasi organisasi untuk mendorong efektivitas pemerintahan. Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah serta menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik.
Pemerintah Kabupaten Simalungun juga menekankan pentingnya sinergi dan kebersamaan seluruh aparatur dalam mewujudkan visi pembangunan daerah bertajuk “Semangat Baru Simalungun Maju”.
“Keberhasilan pembangunan adalah hasil kerja kolektif seluruh elemen, didukung masyarakat yang aktif dan partisipatif,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Dengan pengisian jabatan ini, Pemkab Simalungun optimistis roda pemerintahan akan berjalan lebih efektif, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. ( Ps)















