Example floating
Example floating




Berita

Satgas TMMD Gerak Cepat Pasang Pipa Tandon Sumur Bor, Air Bersih Segera Dinikmati Warga

40
×

Satgas TMMD Gerak Cepat Pasang Pipa Tandon Sumur Bor, Air Bersih Segera Dinikmati Warga

Sebarkan artikel ini
Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 0207/Simalungun memasang pipa tandon pada fasilitas sumur bor sebagai upaya penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat. (Dok.foto : Diskominfo Simalungun).

Simalungun, Sinar24jam.com –

Upaya menghadirkan fasilitas air bersih bagi masyarakat terus dipercepat oleh personel TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-127 Kodim 0207/Simalungun. Dengan penuh semangat, para prajurit terus mengebut pekerjaan pembangunan sarana air bersih demi kesejahteraan masyarakat desa.

Personel dari Yon TP 901/Suhul Gading Brigif 36/Harajaon Marpitu melaksanakan pemasangan pipa tandon di area sumur bor yang berada di Nagori Limag, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (08/03/2026).

Pekerjaan tersebut dilakukan agar fasilitas sumur bor dapat segera difungsikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Sejak pagi hari, para personel Satgas TMMD terlihat bekerja bersama-sama memasang instalasi pipa yang terhubung dengan tandon air.

Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses penyediaan air bersih, sehingga distribusi air dari sumur bor nantinya dapat berjalan dengan lancar dan mampu menjangkau kebutuhan warga.

Program pembangunan sumur bor tersebut merupakan salah satu sasaran fisik dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang bertujuan membantu masyarakat desa dalam memenuhi kebutuhan dasar, khususnya akses terhadap air bersih.

Kehadiran fasilitas air bersih ini menjadi harapan besar bagi masyarakat setempat. Dengan adanya sumur bor yang dilengkapi tandon dan instalasi pipa, warga nantinya tidak lagi kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Masyarakat pun menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh Satgas TMMD. Kebersamaan antara TNI dan warga terlihat melalui semangat gotong royong yang terus terjalin selama proses pembangunan berlangsung.

Diharapkan setelah seluruh proses pemasangan selesai, fasilitas sumur bor tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan warga sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…