Example floating
Example floating




Bantuan sosialBerita

Kunjungan Sosial Korban Kebakaran, Maruli Siahaan Serahkan Bantuan kepada Warga Sunggal

53
×

Kunjungan Sosial Korban Kebakaran, Maruli Siahaan Serahkan Bantuan kepada Warga Sunggal

Sebarkan artikel ini
Maruli Siahaan saat menyerahkan bantuan sosial kepada warga korban kebakaran di Kecamatan Sunggal. (Dok.foto : Tim Maruli Siahaan).

Deli Serdang, Sinar24jam.com – Maruli Siahaan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, melaksanakan kunjungan sosial kepada warga korban kebakaran di wilayah Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (03/03/2026).

Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Bangun Taruli Siahaan, SE (Tenaga Ahli sekaligus Ketua Relawan Palito) serta Tim Rumah Aspirasi.

Kebakaran yang terjadi pada 26 Februari 2026 dini hari itu menghanguskan dua unit rumah milik keluarga J. Manurung/br. Malau dan keluarga E. Sitinjak/br. Tarihoran.

Dalam kunjungannya, Maruli Siahaan menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah yang dialami para korban. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan dan semangat gotong royong dalam menghadapi cobaan.

“Kita harus saling menguatkan dan bergandeng tangan. Kehadiran kami di sini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendengar langsung aspirasi rakyat, khususnya mereka yang sedang menghadapi kesulitan.

Pada kesempatan itu, ia menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan bantuan tunai kepada para korban, serta menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna membantu proses pemulihan pascakebakaran.

Warga korban kebakaran menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan. Mereka menilai kehadiran wakil rakyat secara langsung memberikan semangat dan harapan untuk bangkit kembali.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…