Example floating
Example floating




Berita

Polres Simalungun Raih Tiga Penghargaan Pengelolaan Anggaran dari KPPN Pematangsiantar

50
×

Polres Simalungun Raih Tiga Penghargaan Pengelolaan Anggaran dari KPPN Pematangsiantar

Sebarkan artikel ini
Atas: Salah satu jenis Piagam Penghargaan yg diterima. Tengah: Para satuan kerja yang menerima pengharhaan berpose bersama. Bawah: Perwakilan dari Polres Simalungun saat menerima Piagam Penghargaan. (Foto: Doc. Humas Polres Simalungun).

Simalungun (Sumut), Sinar24jam.com – 

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Polres Simalungun. Kali ini bukan dari operasi lapangan, tapi dari pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel. Tiga piala penghargaan berhasil dibawa pulang dari acara Monitoring dan Evaluasi (Monev) pengelolaan anggaran yang digelar Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pematangsiantar, Senin (09/02/2026).

Kabar gembira ini disampaikan Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa sore (09/02/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

“Hari ini merupakan pencapaian luar biasa bagi kami. Polres Simalungun membuktikan bahwa profesionalisme tidak hanya di lapangan, tapi juga dalam tata kelola keuangan,” ujar Verry dengan nada bangga.

Tiga Penghargaan Sekaligus

Acara yang berlangsung di Aula KPPN Pematangsiantar mulai pukul 09.30 WIB itu dihadiri puluhan satuan kerja (satker) mitra KPPN dari berbagai instansi. Polres Simalungun diwakili Kepala Seksi Keuangan (Kasikeu), IPDA Fery Darmansyah Siregar, S.H., M.H., hadir mewakili Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M.

Dalam kesempatan tersebut, IPDA Fery menyampaikan rincian prestasi yang diraih.

“Kami memperoleh tiga penghargaan sekaligus,” ungkap Fery.

Pertama, Polres Simalungun meraih predikat Satker dengan Nilai Indeks Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna 100 untuk periode semester II tahun 2025 dalam kategori pagu besar.

“Nilai 100 ini menunjukkan bahwa kami berhasil mengelola anggaran dengan sangat baik, tepat waktu, dan sesuai regulasi,” jelasnya.

Penghargaan kedua adalah Peringkat 2 dalam Pengelolaan Data Capaian Output dengan jumlah Rencana Output (RO) di atas 15.

Selanjutnya, penghargaan ketiga, Polres Simalungun berhasil meraih Peringkat 3 dalam penyelesaian rekonsiliasi dan penyampaian laporan keuangan semester II tahun anggaran 2025.

Ajang Berbagi Ilmu dan Strategi

Acara yang diikuti para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Bendahara Pengeluaran, dan operator dari berbagai satker ini bukan sekadar seremonial pemberian penghargaan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengetahuan dan strategi pengelolaan keuangan negara yang lebih baik.

Beberapa materi penting disampaikan dalam sosialisasi tersebut. Mulai dari sosialisasi anti korupsi dan gratifikasi yang menjadi prioritas utama, monitoring dan evaluasi pelaksanaan anggaran tahun anggaran 2025, hingga langkah-langkah strategis dalam menghadapi tahun anggaran 2026.

“Ada juga sosialisasi penyusunan Rencana Penarikan Dana (RPD) Halaman III DIPA 2026, dan tentu saja pemberian penghargaan bagi satker mitra KPPN periode semester II 2025,” tambah Verry menjelaskan rangkaian acara.

Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

Asistensi terkait pengelolaan hibah dan aplikasi SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi) juga menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Semua peserta mendapat pembekalan agar pengelolaan keuangan negara semakin transparan dan akuntabel.

“Ini bukan pencapaian individual, tapi kerja keras tim. Dari Kapolres yang selalu mendorong tata kelola yang baik, hingga seluruh personel yang terlibat dalam administrasi keuangan,” ungkap Ipda Fery.

AKP Verry Purba menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polres Simalungun untuk terus meningkatkan kinerja. “Kami tidak hanya fokus pada penegakan hukum dan pelayanan masyarakat, tapi juga memastikan setiap rupiah anggaran negara digunakan dengan benar dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut berjalan dalam suasana aman, tertib, dan penuh antusiasme. Polres Simalungun kembali membuktikan bahwa profesionalisme Polri tidak hanya terlihat dari seragam yang dikenakan, tapi juga dari cara mengelola kepercayaan publik melalui tata kelola keuangan yang bersih dan akuntabel. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…