Taput, Sinar24jam.com –
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian guna menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi daerah. Hal ini ditandai dengan kegiatan panen bawang merah yang dilakukan oleh Kelompok Tani Dosroha Martani Maju di Desa Sipultak, Kecamatan Pagaran, Selasa (25/3/2025).
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Wakil Bupati Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng, serta jajaran Forkopimda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab, serta perangkat daerah lainnya yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Dalam sambutannya, Bupati JTP Hutabarat menegaskan bahwa Pemkab Taput akan terus mendukung sektor pertanian melalui berbagai program, di antaranya:
1. Bantuan Bibit Unggul dan Sarana Produksi
Pemkab Taput berkomitmen menyediakan bibit unggul dan sarana produksi bagi petani guna meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan mereka.
2. Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Sebagai bentuk sinergi dengan kebijakan nasional, Pemkab Taput mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dengan mendorong petani lokal untuk menyediakan sayur-mayur dan beras bagi program ini.
3. Penguatan Produksi dan Penangkaran Bibit Bawang Merah
Pemkab mendorong kelompok tani untuk tidak hanya menghasilkan bawang merah untuk konsumsi, tetapi juga mengembangkan penangkaran bibit guna memenuhi kebutuhan petani lainnya.
4. Kebijakan Penyaluran Pupuk Bersubsidi
Pemerintah daerah akan menata kebijakan distribusi pupuk bersubsidi agar lebih tepat sasaran dan mudah diakses oleh petani.
5. Pendampingan dan Penyuluhan Pertanian
Pemkab Taput akan meningkatkan penyuluhan serta pendampingan teknis bagi petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.
Bupati berharap berbagai kebijakan ini dapat menjadikan Kabupaten Tapanuli Utara sebagai salah satu daerah penghasil bibit unggul, baik untuk kebutuhan lokal maupun nasional.
Harapan Petani
Ketua Kelompok Tani Dosroha Martani Maju, Pak Nababan, mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap petani. Namun, ia juga berharap adanya dukungan lebih lanjut, seperti penyediaan alat pertanian, termasuk kultivator dan bangsal pascapanen, serta pendampingan berkelanjutan bagi petani bawang di Desa Sipultak.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, SEI Pasaribu, dalam laporannya menyampaikan bahwa pengendalian inflasi daerah terus dilakukan melalui pengembangan hortikultura, termasuk bawang merah. Pemkab juga mendorong pembentukan kelompok penangkar benih agar produksi bibit bawang merah bisa dilakukan langsung oleh petani.
Setelah kegiatan panen, Bupati dan rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Doloksaribu, Kecamatan Pagaran, untuk meninjau lahan pertanaman jagung seluas 5 hektare yang direncanakan sebagai bagian dari program penguatan sektor pertanian di Kabupaten Tapanuli Utara.
Dengan berbagai upaya ini, Pemkab Taput berharap sektor pertanian terus berkembang dan menjadi pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.















