Example floating
Example floating




Berita

Polres Humbang Hasundutan Gelar Apel Operasi Ketupat Toba 2025 untuk Pengamanan Mudik dan Idul Fitri

31
×

Polres Humbang Hasundutan Gelar Apel Operasi Ketupat Toba 2025 untuk Pengamanan Mudik dan Idul Fitri

Sebarkan artikel ini

Humbahas, Sinar24jam.com –

Polres Humbang Hasundutan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2025 di halaman Mako Polres, Kamis (20/3/2025). Apel ini bertujuan memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam pengamanan mudik serta perayaan Idul Fitri 1446 H.

Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Hary Ardianto, S.H., S.I.K., M.H., memimpin apel tersebut dengan Perwira Apel Kasat Lantas Polres Humbang Hasundutan, AKP P. Pandiangan. Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2025 akan berlangsung pada 23 Maret hingga 8 April 2025 dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”.

“Operasi ini melibatkan 164.298 personel gabungan yang akan ditempatkan di 2.835 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai titik strategis,” ujar Kapolres. Pengamanan akan difokuskan pada tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun, serta jalur mudik utama.

Selain itu, rekayasa lalu lintas seperti ganjil-genap, contra flow, dan one way system akan diterapkan untuk mengurai kemacetan. Pemerintah juga mengeluarkan kebijakan pembatasan operasional angkutan barang, penyediaan buffer zone, serta pemantauan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok.

Kapolres menekankan pentingnya pelayanan humanis kepada masyarakat dan optimalisasi layanan darurat 110. “Kami mengapresiasi seluruh personel yang terlibat, termasuk TNI, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan mitra kamtibmas lainnya,” tambahnya.

Ia juga berpesan agar personel tetap semangat dan menjadikan pengabdian ini sebagai ladang ibadah. “Selamat bertugas. Jadikan setiap langkah sebagai upaya mencari ridho dan keberkahan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutupnya.

Dengan apel ini, diharapkan pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menembus Pagi Danau Toba, Perjalanan Jurnalis dari Samosir ke Pematangsiantar Demi Menghadiri Adat Penghiburan Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan Pelabuhan Simanindo ketika perjalanan menuju Kota Pematangsiantar dimulai dari Kabupaten Samosir, Minggu pagi (17/5/2026). Udara sejuk khas tepian Danau Toba terasa begitu menenangkan. Hamparan air danau yang membiru memantulkan cahaya matahari pagi, menciptakan panorama alam yang memukau sepanjang perjalanan. Staf Redaksi Prestasi Reformasi bersama Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com berangkat dari Samosir menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. Perjalanan pagi itu terasa begitu teduh. Riak air danau bergerak perlahan diiringi hembusan angin pegunungan yang sejuk, sementara suasana di atas kapal masih dipenuhi ketenangan khas pagi hari. Setibanya di Dermaga Tigaras, suasana pelabuhan masih tampak lengang. Aktivitas penumpang maupun kendaraan belum begitu ramai. Beberapa kapal terlihat bersandar tenang di tepian dermaga, berpadu dengan panorama alam Danau Toba yang memanjakan mata. “Pagi di Tigaras selalu menghadirkan ketenangan tersendiri. Udara yang segar dan panorama danau memberi semangat baru sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar salah seorang rombongan. Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju Kota Pematangsiantar dengan tujuan menghadiri acara adat penghiburan keluarga Pemimpin Redaksi Sinar24jam.com di kawasan Jalan Asahan. Meski menempuh perjalanan cukup panjang dari Samosir, rombongan akhirnya tiba tepat waktu untuk mengikuti prosesi adat terakhir pemberangkatan keluarga yang meninggal dunia. Dalam suasana adat yang penuh haru, turut dilaksanakan prosesi pemberian ulos tudung sebagai bentuk penghormatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran rombongan dari Samosir disambut hangat pihak keluarga yang sebelumnya telah berada di lokasi acara. Keluarga mengaku merasa senang dan bersyukur atas kehadiran para kerabat dan sahabat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka. Perjalanan dari tepian Danau Toba menuju Kota Pematangsiantar pagi itu bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik indahnya panorama alam yang dilalui, tersimpan nilai kebersamaan, penghormatan adat, dan kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat Batak hingga saat ini. ( red)
Berita

Samosir, Sinar24jam.com Cahaya mentari pagi perlahan menyelimuti kawasan…