Humbang Hasundutan,Sinar24jam.com-
2 Desember 2025 Arus lalu lintas di Jalan Lintas Dolok Sanggul–Sidikalang mogok total sejak pukul 20.00 WIB tadi malam, terjebak kemacetan panjang akibat antrian kendaraan BBM yang mengular dan truk yang sembarangan memarkirkan diri di badan jalan. Pantauan kru Sinar24Jam.com di lapangan menunjukkan jalur lintas penting itu tertutup hampir sepenuhnya, membuat kendaraan tidak bisa bergerak selama berjam-jam.
Kejadian bermula di sekitar SPBU Kecamatan Pollung, di mana antrian untuk mendapatkan BBM membanjiri pinggir jalan. Kondisi memburuk drastis ketika sejumlah truk mengabaikan aturan, berhenti kapan saja dan di mana saja di tengah jalan – tanpa memikirkan gangguan bagi pengguna jalan lain.
“Truk-truk berhenti sembarangan, jalan jadi macet total! Tidak ada satupun petugas yang ngatur di sini – semua cuma diam,” ujar salah satu pengemudi yang terjebak, dengan nada kesal yang terasa jelas.
TINDAKAN HUKUM TERSISA: ATURAN YANG DILANGGAR TERSURAT
Berdasarkan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perilaku truk yang parkir tidak pada tempatnya jelas melanggar Pasal 287 ayat (1), yang melarang aktivitas yang mengganggu kelancaran lalu lintas. Selain itu, pengguna jalan juga wajib mematuhi petugas sesuai Pasal 106 ayat (4) – yang sama sekali tidak terpenuhi.
Pemerintah daerah dan instansi terkait juga memiliki kewajiban menurut Pasal 273 ayat (2) untuk mengatur dan menertibkan lalu lintas. Sementara pengelola SPBU juga bertanggung jawab memastikan pelayanan tidak mengganggu fasilitas umum – yang jelas gagal dilakukan.
PENGGUNA JALUR: TINDAK CEPAT ATAU LAGI-LAGI MACET?
Pengemudi menuntut langkah segera dari Dinas Perhubungan Humbang Hasundutan:
– Turunkan petugas segera untuk mengatur jalur kendaraan secara langsung
– Atur sistem antrian BBM agar tidak menutupi badan jalan
– Koordinasikan dengan SPBU, terutama saat pasokan BBM terbatas
Jalan Dolok Sanggul–Sidikalang merupakan akses kritis untuk logistik, transportasi masyarakat, dan ekonomi daerah. “Jangan biarkan ini terulang – mobilitas kita terancam, aktivitas ekonomi juga akan terganggu,” tegas salah satu warga yang terlibat dalam kemacetan.















