Samosir, Sinar24jam.com— Harapan menuju kemandirian pangan nasional semakin nyata. Kabupaten Samosir menorehkan capaian membanggakan dengan panen jagung sebanyak 30 ton dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2025 yang digelar di Dusun I Lumban Holang-holang, Desa Sitolu Huta, Kecamatan Pangururan.
Di atas lahan seluas 5 hektare, para petani bersama jajaran Forkopimda dan Polres Samosir menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar wacana, melainkan kerja nyata yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan Nasional yang digalakkan pemerintah pusat.
Acara panen yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini juga diikuti secara virtual oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang menyampaikan bahwa total panen jagung nasional kuartal II diperkirakan menembus 2,54 juta ton dari lebih dari 344.000 hektare lahan. Sebuah angka optimistis yang menunjukkan Indonesia berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan swasembada.
Tak hanya itu, Presiden Prabowo Subianto, dalam sambutannya, menekankan tekad kuat pemerintah untuk menghentikan impor jagung mulai tahun depan dan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. “Ketahanan pangan adalah kunci kemerdekaan bangsa,” tegas Presiden dalam pesannya.
Di Samosir sendiri, panen simbolis dilakukan oleh Forkopimda pada pukul 11.55 WIB bersama kelompok tani Cahaya Tani Sitolu Huta, dengan hasil panen lokal mencapai sekitar 6 ton. Panen ini disambut antusias warga yang hadir, menunjukkan semangat gotong-royong dan kebanggaan atas hasil kerja bersama.
PLT Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol Gunawan Situmorang, memastikan kegiatan berlangsung aman dan lancar. Ia juga menegaskan komitmen Polres Samosir dalam terus mendampingi masyarakat melalui pembinaan dan penyuluhan pertanian.
“Ini bukan akhir, tapi awal dari langkah besar kita menuju swasembada pangan. Polres Samosir akan terus hadir untuk rakyat,” ujar Gunawan penuh semangat.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat, Samosir membuktikan bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari desa, dan bisa menjadi kebanggaan nasional.















