Example floating
Example floating




Berita

Ditlantas Polda Sumut Cek Kesiapan Jalan dan Parkiran di Objek Wisata Harian Samosir

51
×

Ditlantas Polda Sumut Cek Kesiapan Jalan dan Parkiran di Objek Wisata Harian Samosir

Sebarkan artikel ini

Samosir, Sinar24jam.com –

Menjelang musim liburan Lebaran 2025, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Utara bersama instansi terkait melakukan pengecekan kesiapan jalur lalu lintas di sejumlah objek wisata di Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, pada 14 Maret 2025. Langkah ini bertujuan memastikan keselamatan wisatawan serta kelancaran arus lalu lintas di kawasan wisata yang semakin populer, seperti Bukit Sibea-bea, Bukit Holbung, Menara Pandang Tele, dan Air Terjun Efrata.

Fokus Pengecekan dan Titik Rawan Macet

Dalam kegiatan ini, Ditlantas Polda Sumut menyoroti beberapa jalur utama yang sering mengalami kepadatan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Beberapa titik yang menjadi fokus pengecekan antara lain:

Jalan Tele, yang memiliki turunan dan tikungan tajam.

Jalan Menara Pandang Tele, sebagai akses utama menuju destinasi wisata.

Jalan Simpang Air Terjun Efrata, yang sering ramai wisatawan.

Jalan Simpang Gotting, jalur penghubung utama bagi wisatawan.

Camat Harian, Hartopo Manik, mengungkapkan bahwa ada empat titik rawan macet yang menjadi perhatian utama, yakni Bukit Sibea-bea, Air Terjun Efrata, Bukit Holbung, dan Menara Pandang Tele. Untuk mengatasi hal ini, tim monitoring akan dibentuk guna membantu kepolisian dalam mengurai kemacetan.

Temuan dan Rekomendasi dari Instansi Terkait

Sejumlah temuan dan rekomendasi disampaikan dalam kegiatan ini, baik dari kepolisian maupun instansi terkait lainnya.

1. Ditlantas Polda Sumut menilai kapasitas parkir di sekitar Menara Pandang Tele tidak mencukupi, sehingga merekomendasikan pemanfaatan satu ruas jalan sebagai area parkir tambahan. Selain itu, pemasangan rambu larangan parkir dan penyediaan area parkir khusus motor di belakang menara juga menjadi usulan utama.

2. Dinas Perhubungan Sumut menegaskan bahwa pedagang tidak diperbolehkan berjualan di simpang menuju jalur alternatif ke Sosor Dolok karena dapat menghambat arus lalu lintas. Penguatan personel dan penerapan tarif parkir progresif juga disarankan untuk mengatur kepadatan kendaraan.

3. Dinas PUTR Sumut mengusulkan sistem penjualan tiket online guna mengurangi antrean wisatawan di lokasi wisata utama.

4. Dishub Samosir akan berkoordinasi dengan petugas parkir dan memindahkan pedagang dari jalur alternatif Sosor Dolok. Selain itu, penambahan toilet di Menara Pandang Tele menjadi salah satu perhatian utama untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

5. Satlantas Polres Samosir mengusulkan pengadaan mobil derek guna mengantisipasi kendaraan wisatawan yang mogok di jalur menanjak, yang kerap menyebabkan kemacetan.

6. Pengelola Menara Pandang Tele mengakui kewalahan menghadapi lonjakan wisatawan saat libur panjang dan berkomitmen menerapkan berbagai saran yang diberikan untuk mengurangi kepadatan dan meningkatkan pelayanan.

7. Humas Polres Samosir berencana menyampaikan informasi lalu lintas dan kondisi objek wisata secara real-time melalui media sosial, pemberitaan media online, serta pemasangan flyer dan spanduk di lokasi strategis.

 

Kesimpulan

Pengecekan ini menegaskan pentingnya sinergi antara Ditlantas Polda Sumut, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, serta aparat kecamatan dan kepolisian setempat dalam menjamin kelancaran lalu lintas dan kenyamanan wisatawan. Dengan berbagai langkah strategis yang disiapkan, diharapkan wisata di Kecamatan Harian, Samosir, dapat berjalan lebih tertib dan aman, terutama saat musim liburan mendatang.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *