Tapanuli Utara, Sinar24jam.com–
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tapanuli Utara terus aktif melaksanakan program “Police Goes to School” sebagai bentuk edukasi kepada para pelajar tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Salah satu kegiatan terbaru digelar di SMP Negeri 1 Pangaran, Kecamatan Siborongborong, pada Sabtu (25/01/2024).
Kapos Lantas Siborongborong, Aipda MD Sitorus, bersama Bhabinkamtibmas Aipda Simon Siagian, mengunjungi sekolah tersebut untuk memberikan sosialisasi tentang keselamatan berlalu lintas di jalan raya. Dalam kesempatan itu, mereka mengedukasi para siswa, guru, dan staf pengajar mengenai aturan lalu lintas, pentingnya menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), dan bahaya mengemudi secara ugal-ugalan.
Menurut Kasat Lantas Polres Tapanuli Utara, AKP Simon E. Simatupang, melalui Kapos Lantas Siborongborong Aipda MD Sitorus, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas guna mengurangi angka kecelakaan dan fatalitas korban di jalan raya.
“Kami memberikan pemahaman kepada siswa dan para guru agar senantiasa tertib berlalu lintas, baik saat mengemudikan kendaraan maupun sebagai penumpang. Penggunaan helm SNI dan sikap berhati-hati di jalan raya adalah langkah kecil yang dapat menyelamatkan nyawa,” ujar Aipda MD Sitorus.
Lebih lanjut, Aipda MD Sitorus menekankan peran penting orang tua dan guru dalam membentuk karakter siswa terkait keselamatan berlalu lintas. “Pengawasan dari orang tua di rumah dan guru di sekolah sangat penting untuk menciptakan kesadaran akan perilaku yang aman dan tertib di jalan,” tambahnya.
Program “Police Goes to School” juga menjadi upaya Polres Tapanuli Utara dalam menjalin hubungan baik dengan masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah. Melalui program ini, kepolisian tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.
“Kami akan terus melaksanakan kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap keamanan dan ketertiban, terutama di lingkungan sekolah,” ujar Aipda MD Sitorus.
Diharapkan, melalui program ini para pelajar, guru, dan staf sekolah dapat menjadi agen perubahan dalam menyosialisasikan pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Selain itu, program ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di Tapanuli Utara.
Dengan upaya berkelanjutan seperti ini, Polres Tapanuli Utara optimis dapat membangun budaya tertib berlalu lintas, menciptakan masyarakat yang sadar hukum, dan menjaga keselamatan di jalan raya.











